JAKARTA, METRODAILY — PT Hutama Karya (Persero) resmi meluncurkan aplikasi terbaru bernama Mozy sekaligus meresmikan tampilan baru Command Center sebagai bagian dari transformasi digital dalam pengelolaan jalan tol, Rabu (22/4/2026).
Langkah ini merupakan upaya perusahaan memperkuat kapabilitas operasional seiring bertambahnya ruas tol yang dikelola, dengan menghadirkan sistem yang lebih adaptif, terintegrasi, dan mudah diakses.
Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, mengatakan transformasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi.
Baca Juga: RI Ekspor 250 Ribu Ton Urea ke Australia, Petani Karo Justru Krisis Pupuk Subsidi
“Bertambahnya ruas tol menuntut sistem yang semakin tanggap dan terintegrasi. Pembaruan command center dan rebranding aplikasi ini merupakan pengembangan dari sistem sebelumnya, kini dengan tampilan lebih modern dan relevan,” ujarnya.
Perkuat Sistem Digital dan ITS
Transformasi ini melanjutkan pengembangan sistem digital yang telah dibangun sejak beberapa tahun terakhir, termasuk penguatan Intelligent Traffic System (ITS) yang diterapkan sejak 2019.
Sistem tersebut mencakup:
- Smart CCTV untuk pemantauan lalu lintas dan deteksi insiden secara real-time
- Remote Traffic Microwave Sensor (RTMS) untuk memantau volume kendaraan, kecepatan, dan kepadatan
Baca Juga: Kasatpol PP Karo Tegaskan Disiplin dan Fokus Penegakan Perda 2023
Dengan pembaruan ini, sistem ITS kini hadir dengan tampilan lebih modern, terintegrasi, dan mudah diakses oleh operator.
HK Toll Apps Berubah Jadi Mozy
Dalam peluncuran tersebut, Hutama Karya juga melakukan rebranding aplikasi HK Toll Apps menjadi Mozy, yang berasal dari gabungan kata move dan easily.
Aplikasi ini dirancang untuk mendukung mobilitas pengguna jalan tol agar lebih praktis, nyaman, dan mudah digunakan kapan saja.
Baca Juga: Tawuran Pelajar di Karo Makin Brutal, DPRD Usul Pelajaran Akhlak Masuk Sekolah
Selain Mozy, diperkenalkan pula ekosistem aplikasi pendukung:
- MozyTru: layanan Single Lane Free Flow (SLFF) atau transaksi tol nirsentuh
- MoVision: dashboard operasional dan pemeliharaan jalan tol
Rebranding ini diharapkan memperkuat identitas Hutama Karya sebagai operator jalan tol modern dan berbasis layanan digital.
Command Center Lebih Canggih dan Representatif
Pembaruan juga dilakukan pada Command Center Pengelolaan Jalan Tol yang kini memiliki kapasitas visualisasi lebih optimal untuk pemantauan dan pengendalian lalu lintas secara real-time.
Baca Juga: Pengamat: Rp 28 Miliar Uang CU Gereja Dikembalikan BNI Setelah Atensi Presiden
Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat kendali operasional, tetapi juga menjadi ruang representatif untuk kunjungan, studi banding, hingga kegiatan benchmarking.
Peluncuran ini turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, antara lain: Roy Rizali Anwar, Rudi Irawan, serta jajaran direksi dan manajemen Hutama Karya.
Acara juga dirangkai dengan aktivasi di sejumlah rest area, seperti Tol Pekanbaru–Dumai KM 45, Tol Binjai–Langsa KM 41, dan Tol Palembang–Indralaya, termasuk kegiatan photobooth dan kompetisi foto bagi pengguna jalan.
Melalui peluncuran Mozy dan pembaruan command center, Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengelolaan jalan tol yang andal, modern, dan terintegrasi.
Transformasi ini sekaligus memperkuat pengalaman pengguna jalan tol di tengah pertumbuhan jaringan infrastruktur yang semakin pesat di Indonesia. (Rel)
Editor : Editor Satu