TANJUNGBALAI, METRODAILY – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Tanjungbalai memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), menyasar langsung aspek teknis hingga potensi penyimpangan di lapangan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan solar subsidi benar-benar diterima nelayan kecil yang berhak, sekaligus menutup celah praktik penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi.
Pengawasan difokuskan di SPBN 18213040 di Jalan Asahan Ujung, serta sejumlah SPBN lainnya di wilayah Kota Tanjungbalai, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: Rebut 149 Kursi Kasek, 115 Peserta Ikuti Seleksi Ketat Pemkab Tapteng
Kapolres Tanjungbalai, Welman Feri melalui Kasat Polairud M. Tanjung menegaskan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya administratif tetapi juga teknis operasional.
Petugas turun langsung mengecek:
- Ketersediaan stok BBM di lapangan
- Kelengkapan surat rekomendasi nelayan
- Fungsi alat pemadam api ringan (APAR)
- Kalibrasi mesin pompa (tera) untuk memastikan akurasi takaran
“Kami pastikan solar subsidi disalurkan tepat sasaran kepada nelayan dengan kapal di bawah 30 GT sesuai ketentuan,” ujar AKP M. Tanjung.
Baca Juga: Cetak Jurnalis Muda, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Gelar Pelatihan Pers untuk Santri
Prioritaskan Nelayan Kecil, Cegah Penimbunan
Pengawasan ini menjadi krusial mengingat BBM subsidi merupakan faktor utama dalam menjaga keberlangsungan aktivitas melaut nelayan kecil.
Satpolairud menilai, tanpa kontrol ketat, potensi penyimpangan seperti penimbunan atau distribusi tidak tepat sasaran dapat merugikan nelayan yang sangat bergantung pada pasokan solar subsidi.
Dengan intensifikasi pengawasan ini, aparat berharap distribusi BBM tetap transparan dan adil, sehingga roda ekonomi sektor perikanan di Tanjungbalai dapat berjalan stabil.
Baca Juga: Kapolres Tapteng Rotasi Besar-Besaran, Sejumlah Kasat hingga Kapolsek Resmi Berganti
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga ketertiban distribusi energi bersubsidi di wilayah pesisir. (rel/gia)