Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Penerima Bansos Diprioritaskan Kerja di Kopdes Merah Putih, Target Serap 1,4 Juta Orang

Editor Satu • Rabu, 15 April 2026 | 10:15 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kiri) berbincang dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono usai pertemuan membahas peluang kerja bagi penerima bansos di Kopdes Merah Putih di Jakarta, Senin (13/4). (
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kiri) berbincang dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono usai pertemuan membahas peluang kerja bagi penerima bansos di Kopdes Merah Putih di Jakarta, Senin (13/4). (

JAKARTA, METRODAILY – Pemerintah mulai menggeser pendekatan penanggulangan kemiskinan dari sekadar bantuan menjadi pemberdayaan produktif. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kini diprioritaskan untuk bekerja sekaligus menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Kebijakan ini merupakan hasil sinergi antara Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam pertemuan di Jakarta, Senin (13/4). Langkah tersebut menjadi tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat kurang mampu.

Gus Ipul menegaskan, program ini bertujuan mendorong KPM “lulus” dari status penerima bantuan. Melalui pekerjaan di koperasi, mereka diharapkan memperoleh penghasilan tetap yang lebih tinggi dibanding bansos yang diterima sebelumnya.

Baca Juga: 121 Murid TK Nazaret Siantar Terima MBG, Polisi Turun Monitoring

“Pemberdayaan ini memberi kesempatan kepada KPM untuk bekerja di Kopdes Merah Putih, sehingga secara bertahap bisa mandiri dan keluar dari kemiskinan,” ujarnya.

Selain bekerja, KPM juga didorong menjadi anggota koperasi. Pemerintah tengah mengkaji skema iuran agar tetap terjangkau. Sebagai anggota, mereka berhak atas Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dibagikan setiap akhir tahun.

“SHU ini bisa menjadi semacam tabungan bagi penerima manfaat yang pada akhirnya kembali meningkatkan kesejahteraan mereka,” tambahnya.

Ferry Juliantono optimistis skema ini mampu mengangkat masyarakat dari kelompok desil 1 dan 2. Ia menyebut setiap koperasi diproyeksikan menyerap 15–18 tenaga kerja.

Baca Juga: BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering, Puncaknya Agustus

Dengan target pembentukan 80 ribu Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia, total serapan tenaga kerja diperkirakan mendekati 1,4 juta orang.

“Ini peluang besar bagi penerima manfaat PKH untuk bekerja dan meningkatkan pendapatan,” kata Ferry.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menambahkan, skema pekerjaan masih dimatangkan. Sejumlah posisi yang disiapkan antara lain tenaga operasional, pengemudi, hingga petugas keamanan.

Program ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam pengentasan kemiskinan, dengan menempatkan penerima bansos sebagai pelaku ekonomi aktif, bukan sekadar penerima bantuan. (Jp)

Editor : Editor Satu
#penerima bansos #Koperasi Merah Putih