Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bank Sumut Digeber Naik Kelas! Pemda Suntik Modal Ratusan Miliar, Target Rp6 Triliun

Editor Satu • Selasa, 7 April 2026 | 10:30 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menghadiri RUPS Tahunan Bank Sumut 2025 di Medan, membahas penguatan modal dan ekspansi bisnis.
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menghadiri RUPS Tahunan Bank Sumut 2025 di Medan, membahas penguatan modal dan ekspansi bisnis.

MEDAN, METRODAILY – Pemerintah daerah (Pemda) se-Sumatera Utara mempertegas komitmen memperkuat peran PT Bank Sumut sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui penguatan modal dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025.

RUPS yang digelar di Aula Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, Senin (6/4/2026), menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk kesepakatan seluruh pemegang saham untuk meningkatkan nilai investasi melalui tambahan setoran modal.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan, dari enam agenda RUPS, salah satu keputusan utama adalah pengalokasian kembali 15 persen dividen sebagai tambahan modal oleh seluruh Pemda pemegang saham.

Baca Juga: Comeback Mematikan! Lautaro Martinez Bikin Inter Tajam Lagi

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara turut menyuntikkan tambahan modal sebesar Rp100 miliar, disusul Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan sebesar Rp70 miliar.

“Ini bentuk nyata komitmen bersama memperkuat Bank Sumut sebagai instrumen strategis pembangunan daerah. Dari dividen yang dibagikan, 15 persen kami kembalikan sebagai setoran modal,” ujar Bobby.

Ia menyebutkan, langkah tersebut akan semakin memperkokoh struktur permodalan Bank Sumut yang saat ini telah mencapai sekitar Rp5,4 triliun.

Baca Juga: Inter Bantai Roma, Jarak dengan AC Milan Makin Melebar

Menurutnya, penguatan modal menjadi kunci mendorong transformasi Bank Sumut naik kelas dari kategori KBMI I ke KBMI II, sekaligus memenuhi target regulator menuju modal inti Rp6 triliun pada 2029.

“Masih diperlukan sekitar Rp800 miliar lagi. Ini akan dicapai melalui sinergi seluruh pemerintah daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah menilai hasil RUPS ini sebagai titik balik (turning point) dalam memperkuat fundamental bisnis dan meningkatkan daya saing perseroan di industri perbankan nasional.

Baca Juga: Inter Pesta Gol! Hajar Roma 5-2, Lautaro Martinez Cetak Dua Gol

“Keputusan strategis ini mencerminkan kepercayaan kuat pemegang saham. Penguatan modal tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga nilai investasi pemerintah daerah,” ujarnya.

Heru menambahkan, tambahan modal akan difokuskan untuk memperbesar kapasitas intermediasi, khususnya pembiayaan sektor produktif dan program prioritas daerah.

Selain itu, Bank Sumut akan memperkuat penghimpunan dana murah, memperluas inovasi layanan, serta menghadirkan produk yang lebih relevan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Baca Juga: Conte Siap Comeback! Tertarik Latih Timnas Italia Usai Gattuso Mundur

Ia menegaskan, Bank Sumut akan tetap mengedepankan prinsip pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, dan inklusif.

“Kami optimistis target penguatan modal inti sesuai ketentuan regulator dapat tercapai tepat waktu. Ini menjadi fondasi penting untuk melangkah lebih agresif dan kompetitif ke depan,” pungkasnya. (Rel/sya)

Editor : Editor Satu
#Gubsu Bobby Nasution #bank sumut