Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Hadapi El Nino 'Godzilla', Pemerintah Klaim Stok Pangan Aman hingga 11 Bulan

Editor Satu • Senin, 6 April 2026 | 16:52 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menyampaikan kesiapan pemerintah menghadapi El Nino di Makassar.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menyampaikan kesiapan pemerintah menghadapi El Nino di Makassar.

MAKASSAR, METRODAILY – Pemerintah menegaskan telah berpengalaman menghadapi dampak kemarau panjang akibat fenomena El Nino, termasuk yang disebut sebagai “El Nino Godzilla”.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi saat ini masih lebih ringan dibandingkan El Nino ekstrem yang terjadi pada 2015.

“Sepertinya El Nino saat ini tidak separah 2015. Kami sudah punya pengalaman mengelola kondisi serupa pada 2015, 2023, dan 2024,” ujar Amran dalam kunjungan kerja di Makassar, Senin (6/4/2026).

Baca Juga: SiLPA Batu Bara 2025 Membengkak, BKAD Ungkap Penyebab Utamanya

Ia menjelaskan, meski diprediksi terjadi kemarau panjang hingga enam bulan, pemerintah memperkirakan stok pangan nasional masih aman hingga 11 bulan ke depan.

Proyeksi tersebut didasarkan pada akumulasi ketersediaan beras nasional, baik dari gudang Bulog, sektor swasta, maupun potensi panen yang sedang dan akan berlangsung.

Menurut Amran, stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 4,5 juta ton dan diperkirakan meningkat menjadi 5 juta ton dalam 20 hari ke depan.

Baca Juga: Penyelundupan 6 PMI Ilegal dari Malaysia Digagalkan di Perairan Asahan

Selain itu, stok beras swasta di sektor perhotelan, restoran, dan kafe (horeka) diperkirakan mencapai 12,5 juta ton. Sementara potensi panen dari tanaman yang sedang tumbuh (standing crop) diproyeksikan sebesar 11 juta ton.

Pemerintah juga mengandalkan program pompanisasi untuk menjaga produksi di tengah ancaman kekeringan. Program ini diperkirakan mampu menambah produksi hingga 2 juta ton per bulan atau sekitar 12 juta ton dalam enam bulan.

“Artinya stok pangan kita aman hingga panen puncak tahun depan, bahkan bisa overlap sampai April 2027,” tegasnya.

Baca Juga: DPRD Labura Paripurna Bahas LKPJ Bupati 2025, Fraksi Soroti PAD dan Kinerja OPD

Sementara itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga terus memperkuat cadangan pangan pemerintah (CPP) guna mengantisipasi dampak El Nino.

Berdasarkan data per 2 April 2026, stok CPP meliputi beras 4,4 juta ton, jagung pakan 168 ribu ton, gula pasir 49 ribu ton, dan minyak goreng 121 ribu kiloliter.

Selain itu, tersedia pula cadangan protein hewani seperti daging sapi 8 ribu ton, daging kerbau 3 ribu ton, daging ayam 39 ton, serta telur ayam 17 ton.

Baca Juga: Lapas Tanjungbalai Asahan Kukuhkan Satops Patnal, Garda Terdepan Penegakan Disiplin

Pemerintah menegaskan langkah antisipasi ini dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga di tengah potensi dampak cuaca ekstrem. (Rel)

Editor : Editor Satu
#el nino godzilla #stok pangan #mentan andi amran sulaiman