Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Harga BBM April 2026 Tetap, Pertamina Kompak Cegah Panic Buying

Editor Satu • Kamis, 2 April 2026 | 09:40 WIB
Petugas melayani pengisian BBM di SPBU. Pertamina memastikan harga BBM April 2026 tetap, di tengah kebijakan pembatasan pembelian subsidi.
Petugas melayani pengisian BBM di SPBU. Pertamina memastikan harga BBM April 2026 tetap, di tengah kebijakan pembatasan pembelian subsidi.

JAKARTA, METRODAILY – Pertamina Patra Niaga memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak mengalami kenaikan pada April 2026. Pemerintah dan Pertamina pun mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying di tengah dinamika energi global.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan keputusan tidak naiknya harga BBM merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas energi nasional, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi.

Menurut Roberth, pihaknya terus memastikan keandalan layanan serta kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah Indonesia. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Baca Juga: Wesly Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Targetkan Siantar Rebut Kembali Opini WTP

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh informasi yang dapat memicu panic buying,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (1/4).

Ia menambahkan, konsumsi energi yang wajar dan bertanggung jawab menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Partisipasi masyarakat dinilai krusial agar distribusi BBM tetap lancar di lapangan.

Sebagai operator hilir, Pertamina Patra Niaga juga melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan koordinasi dengan pemasok hingga optimalisasi sistem distribusi guna memastikan pasokan tetap aman.

Baca Juga: Gattuso Minta Maaf, Italia Tersingkir Lagi dari Piala Dunia 2026

“Melalui sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, ketersediaan energi nasional dapat terus terjaga untuk mendukung aktivitas ekonomi,” tambahnya.

Pembatasan BBM Subsidi

Sementara itu, pemerintah menetapkan pembatasan pembelian BBM subsidi untuk kendaraan roda empat pribadi. Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut pembelian Pertalite dan Biosolar kini wajib menggunakan barcode aplikasi MyPertamina dengan batas maksimal 50 liter per hari.

“Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM lebih tepat sasaran,” ujar Airlangga dalam konferensi pers, Selasa (31/3).

Baca Juga: Italia Tersingkir Dramatis! Kalah Adu Penalti dari Bosnia, Gagal Lagi ke Piala Dunia

Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku untuk kendaraan umum seperti angkutan penumpang maupun logistik.

Senada, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebut pembatasan ini merupakan bagian dari upaya efisiensi energi nasional.

Ia menilai batas 50 liter per hari masih dalam kategori wajar untuk kendaraan pribadi. “Yang penting kita beli BBM secara bijak sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Bahlil juga menegaskan pembatasan tidak berlaku bagi kendaraan angkutan umum dan truk, mengingat kebutuhan operasional yang lebih besar. (Rel)

Editor : Editor Satu
#pertamina #harga bbm