TOBA, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Pertanian Kabupaten Toba menyalurkan bantuan mesin pompa air kepada kelompok tani sebagai langkah mengantisipasi gagal panen akibat musim kemarau.
Kepala Dinas Pertanian Toba Lena Pardede mengatakan hampir seluruh kelompok tani yang tersebar di 16 kecamatan di wilayah tersebut telah menerima bantuan pompa air dalam dua tahun terakhir.
“Bantuan mesin pompa air yang telah diberikan Dinas Pertanian Toba pada tahun 2024 sebanyak 39 unit dan tahun 2025 sebanyak 35 unit. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengantisipasi kekeringan pada musim kemarau,” ujar Lena, Selasa (10/3/2026).
Total 74 Unit Pompa Air Disalurkan
Secara keseluruhan, pemerintah daerah telah mendistribusikan 74 unit pompa air kepada kelompok tani selama dua tahun terakhir.
Pompa air tersebut diharapkan dapat membantu petani mengairi lahan pertanian sehingga tanaman tetap mendapatkan pasokan air meskipun curah hujan menurun.
Lena menjelaskan bantuan tersebut diberikan kepada kelompok tani, bukan kepada setiap kepala keluarga, agar pemanfaatannya dapat dilakukan secara bersama-sama.
“Seharusnya setiap kelompok tani memberikan perhatian kepada anggota maupun warga lain yang membutuhkan. Artinya saling berbagi pompa air yang dimiliki oleh kelompok tani penerima bantuan,” jelasnya.
Modifikasi Cuaca Dinilai Berisiko
Saat disinggung terkait kemungkinan melakukan modifikasi cuaca, Lena menyampaikan langkah tersebut memerlukan anggaran besar dan berpotensi menimbulkan risiko bencana.
Menurutnya, curah hujan yang terlalu tinggi akibat modifikasi cuaca dapat memicu bencana seperti banjir dan longsor.
“Bukan berarti kami tidak ingin melobi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika untuk modifikasi cuaca agar hujan turun, namun risiko bencana membuat kami khawatir,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika terjadi bencana akibat curah hujan tinggi, masyarakat bisa saja menyalahkan pemerintah daerah.
Karena itu, Pemkab Toba lebih memilih langkah antisipatif dengan menyediakan sarana irigasi sederhana melalui bantuan pompa air bagi kelompok tani. (Net)
Editor : Editor Satu