Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemko Sibolga Sidak Pasar, Temukan Harga Minyak Goreng Naik Jelang Idul Fitri

Editor Satu • Jumat, 6 Maret 2026 | 11:37 WIB

 

Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing bersama Forkopimda melakukan sidak harga sembako di pasar tradisional Kota Sibolga, Selasa (3/3/2026). Sidak dilakukan untuk memastikan stabilitas.
Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing bersama Forkopimda melakukan sidak harga sembako di pasar tradisional Kota Sibolga, Selasa (3/3/2026). Sidak dilakukan untuk memastikan stabilitas.

SIBOLGA, METRODAILY – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Sidak yang dipimpin Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berlangsung di Pasar Kota Beringin dan Pasar Inpres Aek Habil, Selasa (3/3/2026) pagi.

Kegiatan ini bertujuan memantau langsung perkembangan harga sembako serta memastikan distribusi bahan pokok di Kota Sibolga tetap lancar menjelang meningkatnya permintaan masyarakat saat Ramadan dan Idul Fitri.

Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota Sibolga menyampaikan bahwa secara umum harga bahan pokok masih relatif stabil.

“Kami turun langsung ke pasar dan melihat harga sembako di Kota Sibolga masih relatif normal. Beberapa komoditas masih berada pada harga rata-rata dan standar, tanpa kenaikan signifikan. Bahkan cabai mengalami penurunan harga, begitu juga bawang putih dan bawang merah yang masih dalam kisaran harga wajar,” ujarnya.

Namun demikian, tim juga menemukan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, salah satunya minyak goreng yang naik sekitar Rp1.000 per liter.

Selain itu, di lapangan juga ditemukan produk Minyakita yang seharusnya dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, namun dijual dengan harga Rp17.000.

Menanggapi hal tersebut, Pemko Sibolga segera berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk melakukan langkah intervensi agar harga kembali sesuai ketentuan.

Ke depan, Pemko akan mendata distributor dan grosir di sejumlah pasar agar pasokan Minyakita dapat disuplai langsung dari Bulog, sehingga harga jual tetap sesuai HET dan tidak memberatkan masyarakat.

Selain itu, Pemko Sibolga juga akan melakukan pengecekan ke sejumlah grosir gula untuk memastikan penyebab kenaikan harga, apakah murni karena mekanisme pasar atau dipengaruhi peningkatan permintaan menjelang Idul Fitri.

Sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga, Pemko Sibolga berencana menggelar pasar murah pada Kamis mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pokok akan dikemas dalam bentuk paket dan dijual kepada masyarakat dengan harga terjangkau. Pemerintah juga menyiapkan subsidi untuk setiap paket guna membantu meringankan beban masyarakat.

Wakil Wali Kota Sibolga juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak perlu melakukan panic buying. Berbelanja seperti biasa saja, karena harga masih dalam kondisi relatif normal,” tegasnya.

Sidak tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, Kepala Perum Bulog Cabang Sibolga Junaidi Damanik, Kepala BPS Kota Sibolga Dr. M. Iriansyah Harahap, perwakilan Bank Indonesia, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Sibolga.

Melalui kegiatan tersebut, Pemko Sibolga menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan stok bahan pokok, serta melindungi daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan. (net)

 

Editor : Editor Satu
#sidak pasar #Pemko Sibolga