SIANTAR, METRODAILY – Bank Sumut menggelar Wisata Takjil Ramadan Kampung QRIS di Lapangan Parkir Pariwisata, Jalan Merdeka, Pematangsiantar, mulai 27 Februari hingga 13 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dikunjungi Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, Jumat (27/2) sore.
Ia didampingi Pimpinan Bank Sumut Cabang Pematangsiantar Subhan Pardosi dan Pimpinan Bank Sumut Syariah Cabang Pematangsiantar Syufri Ananda Putra Lubis.
Dukung UMKM dan Transaksi QRIS
Wesly meninjau sejumlah stand yang menjajakan aneka penganan berbuka puasa. Selain berdialog dengan pelaku UMKM, ia juga membeli beberapa produk yang dijual.
Usai berkeliling, Wesly membagikan takjil kepada para pengemudi ojek online (ojol) yang melintas. Momen tersebut disambut antusias, dengan para driver berfoto dan bersalaman bersama wali kota.
Menurut Wesly, penyelenggaraan Wisata Takjil Ramadan menjadi bagian dari semarak bulan suci di Kota Pematangsiantar sekaligus membuka ruang promosi bagi pelaku UMKM.
“Terima kasih kepada Bank Sumut yang telah menyediakan tempat bagi para pelaku UMKM di Pematangsiantar,” ujarnya.
Siantar Kota Toleransi
Wesly menegaskan, Pematangsiantar dikenal sebagai salah satu kota toleransi di Indonesia, di mana berbagai hari besar keagamaan dirayakan bersama masyarakat.
“Setelah Natal dan Tahun Baru, disusul Imlek. Kemudian dilanjutkan Ramadan dan bersiap menyambut Idul Fitri,” kata Wesly.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan Wisata Takjil Ramadan sebagai destinasi ngabuburit. Selain menawarkan beragam pilihan takjil, lokasi kegiatan dinilai luas dan nyaman serta menghadirkan hiburan musik langsung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar Ahmadi Rahman, Kepala Dinas Pariwisata Hamzah Fanshuri Damanik, Kepala Dinas Kominfo Johannes Sihombing, Plt Kepala BPKPD Alwi Adrian Lumban Gaol, serta Kabag Administrasi Pembangunan Fidelis Edy Suranta Sembiring.
Wisata Takjil Ramadan Kampung QRIS diharapkan tidak hanya menjadi pusat kuliner musiman, tetapi juga mendorong percepatan digitalisasi transaksi melalui QRIS di kalangan UMKM lokal. (Esa)
Editor : Editor Satu