Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Sumut Siap Terapkan AI di Sektor Pertanian, Bobby Nasution: SDM dan Kebijakan Jadi Kunci Sukses

Editor Satu • Senin, 23 Februari 2026 | 14:40 WIB

Gubernur Sumut Bobby Nasution mengikuti rapat virtual bersama Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan membahas perumusan ekosistem pertanian berbasis Artificial Intelligence dari Medan, Senin (23/2/2026).
Gubernur Sumut Bobby Nasution mengikuti rapat virtual bersama Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan membahas perumusan ekosistem pertanian berbasis Artificial Intelligence dari Medan, Senin (23/2/2026).

MEDAN, METRODAILY — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) tengah merumuskan penerapan sistem pertanian berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mempercepat modernisasi sektor pertanian dan meningkatkan produksi secara signifikan.

Gubernur Sumut, Bobby Nasution, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan dukungan kebijakan menjadi faktor penentu keberhasilan implementasi teknologi tersebut.

Hal itu disampaikan Bobby saat mengikuti rapat virtual bersama DEN dari kediamannya di Komplek Tasbih, Medan, Senin (23/2/2026).

Baca Juga: TNI dan Warga Bersihkan Masjid, Gereja, dan Sekolah di Tapanuli

“Perlunya penguatan sistem digital, bukan hanya alat saja, tetapi SDM yang menggunakan, kemudian dukungan kebijakan yang tepat,” ujar Bobby.

AI untuk Prediksi Cuaca hingga Analisis Produksi

Menurut Bobby, pemanfaatan AI dalam pertanian akan sangat bergantung pada kualitas data yang diinput. Semakin akurat data yang tersedia, semakin presisi pula hasil analisis yang dihasilkan sistem.

Teknologi ini dirancang untuk membantu petani dan pemangku kepentingan dalam memprediksi curah hujan, menentukan waktu tanam dan panen, menganalisis potensi serangan hama, hingga memperkirakan hasil produksi pertanian.

“Peran AI sangat penting dalam teknologi pertanian. Bila data yang kita input akurat, kita bisa lebih tepat memprediksi curah hujan, waktu tanam dan panen, bahkan analisa hasil produksi,” katanya.

Baca Juga: Pemko Medan Sebut Tidak Ada Larangan Jual Daging Babi, Hanya Ditata

Bobby menilai, integrasi AI dalam tata kelola pertanian akan memperkuat sistem pengambilan keputusan berbasis data (data-driven agriculture), sekaligus mendorong efisiensi dan peningkatan produktivitas lahan.

Sistem Siap Diterapkan, Investor Disebut Sudah Siap

Sementara itu, Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan sistem pertanian berbasis AI untuk Sumut secara teknis telah siap diterapkan. Ia juga mengungkapkan adanya komitmen investor untuk mendukung pengembangan teknologi tersebut.

Menurut Luhut, sistem AI telah diimplementasikan di Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH) 2 dan menunjukkan kesiapan untuk diperluas ke sektor pertanian masyarakat.

Baca Juga: Kesawan Membara Merah, Imlek 2577 Dirayakan Penuh Harmoni

“Sistem AI-nya sudah ada, bekerja sama dengan TSTH, lahan ada, ini bukan angan-angan lagi, titik-titiknya sudah dapat tinggal kita ‘jahit’,” ujar Luhut.

Rapat virtual tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Suwandi, jajaran DEN, para bupati se-Sumut, serta OPD Pemprov Sumut dan peneliti TSTH 2.

Pemprov Sumut menargetkan penerapan AI dalam sistem pertanian ini tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pendekatan berbasis teknologi dan kebijakan yang terintegrasi. (rel)

Editor : Editor Satu
#den #pemprov sumut #Gubernur Sumut Bobby Nasution