MADINA, METRODAILY -Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Tapanuli dan sekitarnya, termasuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mulai berangsur normal setelah mengalami gangguan pasokan dalam sepekan terakhir.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan bahwa proses pemulihan dilakukan secara bertahap dan terkendali seiring optimalisasi pola distribusi dari Fuel Terminal (FT) Sibolga.
“Pertamina melakukan pengaturan distribusi secara terukur dan berkelanjutan agar penyaluran BBM ke lembaga penyalur tetap berjalan serta kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi,” ujar pihak Pertamina dalam keterangan tertulis, Senin (2/2).
Sebagai langkah percepatan normalisasi pasokan, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan tambahan suplai BBM melalui pengiriman kapal menuju FT Sibolga. Untuk produk Pertalite dan Biosolar (B40), masing-masing disiapkan muatan sebesar 2.000 kiloliter (KL) dan 4.000 KL yang dijadwalkan tiba pada Minggu (1/2) dini hari. Sementara itu, suplai Pertamax sebesar 1.000 KL juga diperkirakan tiba pada periode yang sama.
Dengan terealisasinya tambahan pasokan tersebut, penyaluran BBM ke SPBU diperkirakan kembali normal secara bertahap mulai akhir pekan ini, sehingga antrean kendaraan dapat terurai.
Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan kelancaran distribusi BBM di wilayah Sumatera Bagian Utara.
Sementara itu, di Kabupaten Mandailing Natal, kelangkaan BBM telah berlangsung sekitar satu pekan terakhir dan memicu antrean panjang di sejumlah SPBU. Hingga hari ini antrean kendaraan masih terlihat, terutama untuk jenis BBM Pertalite.
Kondisi kelangkaan tersebut juga berdampak pada harga eceran di tingkat tidak resmi yang dilaporkan mencapai Rp20 ribu per liter untuk Pertalite.
Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, serta menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Utara.(ant)
Editor : Metro-Esa