MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menegaskan komitmen penuh mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei di Kecamatan Bosar Maligas.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan infrastruktur pendukung, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta penciptaan hubungan sosial yang harmonis antara kawasan industri dan masyarakat sekitar.
Komitmen itu disampaikan Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih saat menghadiri Sei Mangkei Refinery Sustainable Sourcing Engagement Event yang digelar PT Guthrie International Sei Mangkei Refinery di Hotel Santika Premiere Medan, Rabu (28/1/2026).
Anton menyampaikan antusiasme Pemkab Simalungun terhadap kehadiran PT Guthrie International di KEK Sei Mangkei dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam pemenuhan dan pelatihan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan industri.
“Kami berharap industri kelapa sawit dapat mendorong penyerapan tenaga kerja, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Simalungun,” ujar Anton.
Berdasarkan data tahun 2024, luas perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Simalungun mencapai 30.383 hektare dengan produksi rata-rata sekitar 295.060 ton Tandan Buah Segar (TBS) per tahun.
Luas kebun sawit rakyat tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Menurut Anton, keberadaan KEK Sei Mangkei berpotensi besar membawa kemajuan bagi Kabupaten Simalungun, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan serta membuka lapangan kerja baru bagi warga lokal.
Anton juga mengajak para investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Simalungun, seraya berharap investasi PT Guthrie International dapat semakin memperluas peluang kerja dan mendorong peningkatan kompetensi SDM daerah.
Dari sisi ketenagakerjaan, pengembangan KEK Sei Mangkei, khususnya melalui kehadiran PT Guthrie International, dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam penciptaan lapangan kerja, baik secara langsung di sektor industri maupun secara tidak langsung melalui rantai pasok dan sektor pendukung.
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, Anton berharap perusahaan dapat menjalankan usaha secara etis, berkontribusi positif terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan KEK Sei Mangkei. Semoga sinergi ini terus diperkuat demi pembangunan Kabupaten Simalungun yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan,” pungkas Anton.
Turut mendampingi Bupati Simalungun dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan perangkat daerah, antara lain Kadis PMPTSP Pahala R Sinaga, Kadis Ketenagakerjaan Riando P Purba, Kadis Perindag Eva Tambunan, Kadis Lingkungan Hidup Daniel Silalahi, serta Plt Kepala Bapperida Alfian Denri Saragih. (esa)
Editor : Editor Satu