MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat terdampak bencana masih dalam kondisi aman.
Selain distribusi logistik, pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana juga mulai bergerak di sejumlah daerah.
Kepala Posko Darurat Bencana Sumatera Utara, Basarin Yunus Tanjung, mengatakan hingga saat ini penyaluran pangan bagi warga terdampak berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Stok pangan untuk masyarakat terdampak bencana masih mencukupi dan aman,” ujar Basarin, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Cegah Banjir Susulan, Pemkab Tapteng Kerahkan 12 Alat Berat Normalisasi Sungai Aek Harse
Selain pemenuhan kebutuhan dasar, proses pembangunan hunian tetap bagi korban bencana juga mulai dilaksanakan.
Pembangunan huntap yang didukung Yayasan Buddha Tzu Chi saat ini berjalan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), meski masih dalam tahap awal.
“Program huntap dari Yayasan Buddha Tzu Chi sudah berjalan di Tapteng dan Taput. Saat ini fokus pada pendataan calon penerima, serta pembersihan dan penyiapan lahan,” jelas Basarin.
Sementara itu, pembangunan hunian tetap yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga masih berada pada tahap pendataan warga terdampak.
Baca Juga: Dana Bantuan Bencana Ekologis Tapteng Rp18,9 Miliar Masih di Kas Daerah
“Untuk huntap dari PKP dan BNPB, tahapan yang sedang dilakukan masih pendataan calon penerima bantuan,” tambahnya.
Basarin berharap seluruh proses pendataan dan persiapan lahan dapat segera diselesaikan agar pembangunan hunian tetap bisa segera direalisasikan. Dengan demikian, masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara dapat kembali menempati rumah yang layak, aman, dan permanen. (net)
Editor : Editor Satu