SIMALUNGUN, METRODAILY – Kabupaten Simalungun berhasil mencatat surplus beras sebesar 54.369 ton sepanjang tahun 2025. Data ini dipaparkan oleh Kepala Dinas Pertanian Simalungun, Jenri Saragih, Rabu (7/1).
Berdasarkan data tahun 2025, luas panen padi di Simalungun mencapai 47.915,7 hektare (Ha). Produksi gabah kering giling tercatat 278.683 ton, yang jika dikonversi menjadi beras menjadi 178.413 ton.
Dengan konsumsi beras penduduk sebesar 116,2 kg/kapita/tahun dan jumlah penduduk 1.067.499 jiwa, total konsumsi beras di Kabupaten Simalungun selama tahun 2025 mencapai 124.043 ton.
Baca Juga: 2025, Sumatera Utara Dilanda 623 Bencana Alam, Simalungun Catat 46 Kasus
Dengan demikian, Kabupaten Simalungun mencatat surplus 54.369 ton beras, yang menjadi indikator kuat ketahanan pangan daerah.
Jenri menekankan, peningkatan produksi beras ke depan perlu difokuskan pada:
-
Peningkatan luas tambah tanam
-
Meningkatkan indeks pertanaman
-
Perluasan areal tanam di lahan kering, mengingat semakin berkurangnya lahan sawah.
Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih mengajak seluruh penyuluh pertanian di 32 kecamatan agar memaksimalkan produksi pertanian, mengingat Simalungun merupakan salah satu lumbung pertanian Sumatera Utara (Sumut) dan memiliki peran penting dalam ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: 23 Dapur MBG Simalungun Beroperasi, 49 Lainnya Siap Diluncurkan Tahun Ini
Rabu (7/1), Bupati Anton bersama TNI, Polri, dan para penyuluh pertanian mengikuti Panen Raya padi varietas unggul Inpari 32 melalui zoom meeting bersama Presiden Prabowo Subianto dari Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Panei.
Kegiatan ini juga menjadi momentum Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang berlangsung di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Presiden Prabowo menegaskan, swasembada pangan dan pembangunan pertanian nasional akan bertumpu pada modernisasi, mekanisasi, dan pemanfaatan teknologi pertanian.
Baca Juga: Korsleting Listrik, Rumah di Jalan Nias Siantar Terbakar, Kerugian Rp400 Juta
"Terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada saya. Saya diundang panen raya dan pengumuman resmi bahwa Indonesia berhasil kembali menjadi bangsa yang swasembada pangan," ujar Presiden Prabowo. (esa)
Editor : Editor Satu