JAKARTA, METRODAILY – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan tarif listrik tidak mengalami kenaikan pada awal 2026.
Pemerintah menegaskan harga listrik tetap stabil untuk pelanggan subsidi maupun 13 golongan pelanggan non-subsidi PT PLN (Persero).
Bahlil menyatakan hingga saat ini pemerintah belum membahas penyesuaian tarif listrik atau perubahan skema baru. Dengan demikian, tarif listrik pada triwulan pertama 2026 (Januari–Maret) dipastikan sama seperti periode sebelumnya.
Baca Juga: UU Lalu Lintas Digugat ke MK, Merokok Saat Berkendara Diminta Dijerat Pidana
“Sampai sekarang belum ada pembahasan dan belum ada perubahan pola, termasuk harga listrik tidak kami naikkan,” ujar Bahlil seusai retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (6/1) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh menteri fokus pada program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat, seperti penguatan ekonomi rakyat, kedaulatan energi, pangan, makanan bergizi sekolah, dan pelayanan publik.
“Program-program kerakyatan ini diorientasikan pada peningkatan ekonomi dan bagaimana kita melayani rakyat dengan baik,” kata Bahlil.
Baca Juga: SPPG Yayasan Patunggung Simalungun Diresmikan, Mulai Distribusi Makan Bergizi Gratis
Presiden juga menekankan pentingnya soliditas dan kesatuan komando dalam kabinet. Bahlil menegaskan seluruh menteri wajib menjalankan arahan presiden sebagai bentuk tanggung jawab.
“Arahannya harus begitu. Menteri adalah pembantu presiden, jadi arahan bapak presiden wajib dilakukan agar kita satu komando,” ujarnya.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, Kementerian ESDM menetapkan tarif listrik Triwulan I 2026 bagi 13 golongan pelanggan non-subsidi tetap tidak berubah, mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024.
Baca Juga: Kapolsek Tanah Jawa Pantau Kebun Jagung untuk Ketahanan Pangan Nasional
Evaluasi tarif non-subsidi dilakukan setiap tiga bulan berdasarkan indikator ekonomi makro, termasuk nilai tukar rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).
Selain itu, Kementerian ESDM meminta PT PLN (Persero) untuk terus menjaga keandalan sistem kelistrikan, meningkatkan mutu pelayanan, dan mengoptimalkan efisiensi operasional guna memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. (jpnn)
Editor : Editor Satu