TOBA, METRODAILY – Harga andaliman di Pasar Porsea, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, melonjak tajam hingga menembus Rp500.000 per kilogram, Senin (5/1/2026).
Kenaikan drastis ini terjadi setelah sebelumnya harga andaliman sempat berada di kisaran Rp390.000 hingga Rp400.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang, Yolanda Sibuea, mengatakan lonjakan harga terjadi dalam beberapa hari terakhir setelah sempat mengalami penurunan.
“Harga andaliman beberapa hari lalu sempat turun. Hari ini naik drastis. Kemungkinan karena hujan yang turun sejak malam Tahun Baru,” ujar Yolanda.
Baca Juga: Gaji hingga Rp10 Juta Bebas Pajak, Pemerintah Gulirkan Insentif PPh 21 di 2026
Ia menjelaskan, faktor cuaca menjadi salah satu pemicu utama kenaikan harga andaliman, mengingat tanaman rempah khas Batak tersebut sangat bergantung pada kondisi alam dan sulit dipanen saat curah hujan tinggi.
Sementara itu, harga cabai rawit hijau di Pasar Porsea masih bertahan di kisaran Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram. Menurut Yolanda, tingginya harga cabai rawit dipengaruhi oleh tingginya permintaan masyarakat yang belum diimbangi ketersediaan stok.
“Stok cabai rawit terbatas, sementara permintaan masih tinggi. Ada pedagang yang masih memiliki stok lama, itu sebabnya harganya bisa sedikit lebih rendah,” jelasnya.
Baca Juga: Pejabat Pemko Siantar Wajib Setor LHKPN, Batas Akhir 31 Maret 2026
Pedagang lainnya, K. Simatupang, mengaku menjual cabai rawit hijau dengan harga Rp80.000 per kilogram, relatif lebih murah dibandingkan pedagang lain.
“Saya menjual sedikit lebih murah karena stok selalu berganti setiap hari. Saya hanya belanja untuk persediaan satu hari,” ujarnya.
Para pedagang memperkirakan harga andaliman dan cabai rawit masih berpotensi berfluktuasi, terutama jika faktor cuaca dan pasokan dari petani belum kembali stabil. (net)
Editor : Editor Satu