Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

OJK–Kemenko PMK Dorong Perempuan Melek Finansial, Kunci Kesejahteraan Keluarga

Editor Satu • Selasa, 23 Desember 2025 | 14:50 WIB
OJK bersama Kemenko PMK menggelar edukasi keuangan bertema perencanaan dan investasi bagi perempuan dalam rangka Hari Ibu di Jakarta, Senin (22122025).
OJK bersama Kemenko PMK menggelar edukasi keuangan bertema perencanaan dan investasi bagi perempuan dalam rangka Hari Ibu di Jakarta, Senin (22122025).

JAKARTA, METRODAILY – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI memperkuat peran perempuan sebagai pengelola keuangan keluarga melalui edukasi literasi dan perencanaan keuangan.

Momentum tersebut diwujudkan lewat Kegiatan Edukasi Keuangan dalam rangka Hari Ibu bertema “Financial Planning for Women: Perempuan Merencanakan, Perempuan Berinvestasi” yang digelar di Gedung Kemenko PMK RI, Jakarta, Senin (22/12/2025).

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa edukasi keuangan kini tidak lagi berhenti pada literasi dan inklusi, tetapi telah bergerak menuju peningkatan kesejahteraan keuangan atau financial health.

Baca Juga: Kapolda Sumut Pastikan Pospam–Posyan Nataru di Padangsidimpuan Siap 24 Jam

“Kita sudah masuk next level. Kesejahteraan keuangan berarti keluarga mampu mengelola kebutuhan sehari-hari, menyiapkan masa depan, menghadapi guncangan finansial, dan tetap bisa merencanakan keuangan ke depan,” ujar Friderica.

Menurutnya, kolaborasi OJK dan Kemenko PMK memiliki arti strategis dalam mengarusutamakan peran perempuan dalam pembangunan manusia dan ketahanan keluarga. OJK berperan sebagai regulator sektor jasa keuangan, sementara Kemenko PMK menjadi penggerak utama kebijakan pembangunan manusia dan kesejahteraan rakyat.

“Kemenko PMK adalah policy orchestrator pembangunan manusia. Kerja sama ini sangat kontekstual dan penting untuk memperkuat peran keluarga dan perempuan dalam pembangunan,” kata Friderica.

Baca Juga: Menembus Jalan Terjal Madina, Pendamping Koperasi Hadapi Medan Ekstrem Demi Desa Terpencil

Dalam kesempatan tersebut, Friderica juga mengingatkan peserta agar waspada terhadap berbagai modus kejahatan keuangan, mulai dari investasi ilegal, pinjaman online ilegal, hingga penipuan digital. Ia mengajak perempuan untuk aktif melapor jika menemukan indikasi penipuan melalui kanal resmi OJK.

Dukungan serupa disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK RI, Woro Srihastuti Sulistyaningrum. Menurutnya, literasi keuangan merupakan fondasi penting bagi partisipasi perempuan yang bermakna dalam pembangunan.

“Dengan literasi keuangan, perempuan memiliki ketahanan finansial yang lebih kuat, terlindungi dari pinjol ilegal, investasi palsu, dan risiko kekerasan ekonomi,” ujar Woro.

Baca Juga: Kasus Korupsi Aluminium, Kejati Sumut Tahan Direktur Pelaksana PT Inalum

Kegiatan edukasi ini digelar secara hybrid dan diikuti 480 peserta, terdiri atas 80 pegawai perempuan Kemenko PMK dan kementerian/lembaga terkait yang hadir langsung, serta 400 peserta perempuan dari berbagai segmen masyarakat yang mengikuti secara daring.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan OJK, kewaspadaan terhadap investasi ilegal, pengenalan industri pasar modal Indonesia, produk dan layanan tabungan emas, serta pengelolaan keuangan keluarga.

Melalui kegiatan ini, OJK berharap perempuan semakin berdaya sebagai pengelola keuangan keluarga yang cerdas, waspada, dan visioner, sehingga mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (rel)

Editor : Editor Satu
#kemenko pmk #ojk #otoritas jasa keuangan #edukasi keuangan