Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Jelang Natal 2025, Pemkab Simalungun Sidak Pasar Tanah Jawa

Editor Satu • Senin, 22 Desember 2025 | 10:40 WIB

Bupati Simalungun Anton Ahmad Saragih memimpin sidak Pasar Tanah Jawa untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok.
Bupati Simalungun Anton Ahmad Saragih memimpin sidak Pasar Tanah Jawa untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok.

SIMALUNGUN, METRODAILY — Menjelang perayaan Natal 2025, Pemerintah Kabupaten Simalungun turun langsung ke pasar.

Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemkab Simalungun menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kecamatan Tanah Jawa, Kamis (18/12), guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok.

Sidak dipimpin langsung Bupati Simalungun Anton Ahmad Saragih, didampingi Wakil Ketua DPRD Simalungun Jefra Manurung serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, unsur TNI-Polri, Bank Indonesia, Bulog, dan Badan Pusat Statistik.

Baca Juga: Haaland Cetak Dua Gol, Man City Libas West Ham dan Kudeta Puncak Klasemen

Hasil pemantauan menunjukkan mayoritas harga bahan pokok di Pasar Tanah Jawa masih relatif stabil. Komoditas seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, dan telur tidak mengalami fluktuasi harga signifikan di tingkat pedagang grosir maupun kios.

Harga beras SPHP tercatat Rp14.000 per kilogram. Sementara itu, ikan nila dijual Rp35.000 per kilogram, daging ayam Rp42.000 per kilogram, dan daging sapi Rp120.000 per kilogram. Kenaikan harga hanya terjadi pada ikan mas, dari sebelumnya Rp35.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.

Pemkab Simalungun memastikan seluruh kebutuhan pokok, termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM), dalam kondisi aman dan tersedia hingga perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026.

Baca Juga: Laos Resmi Ekspor Durian ke China, Ancaman Baru bagi Indonesia di Pasar Tirai Bambu

Bupati Anton Ahmad Saragih mengatakan sidak pasar dilakukan untuk memastikan pasokan tidak terganggu serta mencegah praktik penimbunan oleh pedagang maupun distributor.

“Kita juga ingin melihat apakah terjadi lonjakan harga. Pengendalian inflasi sangat penting, karena inflasi yang tidak terkendali akan berdampak pada penurunan daya beli masyarakat, ketidakpastian bagi pelaku ekonomi, dan penurunan pendapatan, termasuk petani,” ujar Anton.

Selain sidak pasar, Pemkab Simalungun juga menyiapkan sejumlah langkah pengendalian inflasi daerah. Upaya tersebut meliputi pelaksanaan pasar murah, pengawasan dan pemantauan pasokan, serta penerapan metrologi legal terhadap Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) seperti minyak goreng kemasan, gas LPG, alat timbangan, hingga pompa ukur BBM.

Baca Juga: BNCT–Sei Mangkei Dry Port Teken MoU, Logistik Ekspor Impor Sumut Diperkuat

“Kepastian pasokan dan kuantitas minyak goreng serta gas LPG sering menjadi keresahan masyarakat. Karena itu, kita harus tanggap dan mengantisipasi agar tidak menimbulkan keresahan,” kata Anton.

Sidak ini sekaligus dimanfaatkan untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana pendukung di Pasar Tanah Jawa. (rel/esa)

Editor : Editor Satu
#sidak pasar #pemkab simalungun #Pasar Tanah Jawa