TOBA, METRODAILY – Kondisi pengisian bahan bakar minyak (BBM) di tujuh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, kembali normal.
Sejak dua hari terakhir, antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat tidak lagi terlihat di seluruh SPBU.
Masyarakat mengapresiasi langkah cepat PT Pertamina bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba dalam mengatasi kelangkaan dan mempercepat distribusi BBM, sehingga ketersediaan bahan bakar kembali aman.
Warga Kecamatan Porsea, Nehemia, mengatakan situasi pengisian BBM saat ini sudah berjalan seperti biasa. Pengendara tidak lagi harus menunggu lama untuk mendapatkan bahan bakar, seperti yang terjadi sebelumnya.
“Sebelumnya, untuk mengisi BBM harus antre ratusan sepeda motor, menimbulkan kemacetan di jalan raya. Waktu tunggu bisa satu sampai dua jam, bahkan kadang sudah lama menunggu tapi BBM keburu habis. Sekarang kondisi itu sudah tidak ada lagi,” ujar Nehemia, Senin (15/12/2025).
Ia berharap kondisi normal ini dapat terus terjaga hingga perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, mengingat mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat.
Hal senada disampaikan warga Balige, B Hutagaol. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pertamina dan Pemkab Toba yang merespons cepat keluhan masyarakat terkait kelangkaan BBM yang sempat mengganggu aktivitas warga.
“Distribusi BBM ke SPBU dipercepat, sehingga stok aman sejak dua hari terakhir. Ini sangat membantu kami yang sebelumnya terganggu, terutama angkutan kota dan warga yang bergantung pada kendaraan untuk bekerja,” katanya.
Menurutnya, saat kelangkaan BBM terjadi, aktivitas masyarakat terganggu dan harga BBM eceran sempat melonjak akibat tingginya permintaan.
“Sekarang kondisi sudah jauh lebih baik. Aktivitas warga kembali normal,” ujarnya. (net)
Editor : Editor Satu