Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Wabup Taput Resmikan Green House IoT, Bukti Nyata Lompatan Teknologi Pertanian Modern

Editor Satu • Selasa, 16 Desember 2025 | 11:20 WIB

 

Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan saat meresmikan green house hidroponik berbasis IoT di Desa Banua Luhu, Kecamatan Pagaran.
Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan saat meresmikan green house hidroponik berbasis IoT di Desa Banua Luhu, Kecamatan Pagaran.

TAPUT, METRODAILY – Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan ST MEng, meresmikan green house berbasis Internet of Things (IoT) sekaligus membuka kegiatan Pelatihan dan Panen Perdana Tanaman Seledri di Desa Banua Luhu, Kecamatan Pagaran, Jumat (12/12/2025).

Peresmian tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Taput Ir Sondang Erikson Yosua Pasaribu MSi, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Josua Hutabarat, Camat Pagaran, serta perwakilan dari Institut Teknologi Del.

Green house berukuran 10 x 10 meter ini menerapkan sistem hidroponik vertikal berbasis IoT dan energi surya.

Seluruh proses produksi dirancang berjalan mandiri, mulai dari pengaturan nutrisi, pemantauan kelembapan, hingga pengendalian lingkungan tanam secara digital.

Dengan kapasitas 1.800 lubang tanam, green house tersebut mampu menghasilkan panen hingga 230 kilogram seledri, dengan potensi hasil rata-rata 130 gram per pot.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Deni Lumbantoruan menegaskan pentingnya adopsi teknologi modern dalam sektor pertanian, khususnya bagi petani milenial.

“Saya berharap para petani, terutama petani muda, berani mengadopsi teknologi seperti ini. Dengan hidroponik berbasis IoT dan energi surya, bertani menjadi lebih mudah, efisien, dan memiliki prospek ekonomi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa modernisasi pertanian merupakan strategi penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

“Green house ini adalah cikal bakal pertanian modern. Teknologi seperti ini mampu menghadapi kemarau berkepanjangan maupun musim hujan, serta dapat direplikasi oleh kelompok tani lainnya,” kata Deni.

Selain meningkatkan produktivitas, teknologi IoT di sektor pertanian juga dinilai mampu menyediakan data akurat yang bermanfaat untuk riset dan pengembangan pertanian di masa depan.

Wabup Taput menambahkan, kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar dampak teknologi pertanian modern semakin luas.

“Saya berharap BUMDes dapat mengadopsi teknologi ini dan menjalin kerja sama berkelanjutan dengan Institut Teknologi Del, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas,” ucapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima green house beserta perangkat pendukung kepada Kelompok Tani Roma Sejahtera Tani, yang kemudian ditandai dengan pengguntingan pita sebagai simbol peresmian.

Sebagai penutup, Wakil Bupati bersama tamu undangan melakukan panen perdana seledri secara simbolis, menandai keberhasilan implementasi teknologi hidroponik vertikal di Desa Banua Luhu. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama. (net)

Editor : Editor Satu
#green house #Teknologi hidroponik