Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

SPBU di Toba Masih Macet, Warga Keluhkan Kelangkaan BBM dan Harga Eceran Tinggi

Editor Satu • Jumat, 12 Desember 2025 | 12:50 WIB

 

Pengendara antre di SPBU Porsea, Toba, meski stok BBM aman, akibat distribusi tidak merata dan penjualan eceran dengan harga tinggi.
Pengendara antre di SPBU Porsea, Toba, meski stok BBM aman, akibat distribusi tidak merata dan penjualan eceran dengan harga tinggi.

TOBA, METRODAILY – Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina ke SPBU di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, dinyatakan aman dalam beberapa hari terakhir.

Namun, kenyataan di lapangan berbeda: banyak pengendara masih kesulitan mendapatkan BBM akibat antrean panjang dan habisnya stok dalam waktu singkat.

J. Manurung, warga Kecamatan Porsea, mengatakan fenomena ini membuat pekerja dan pengguna kendaraan pribadi kesulitan mengisi BBM.

“Dampaknya bagi pekerja, mereka tidak dapat mengantre karena sedang bekerja. Dalam waktu dua jam stok di SPBU telah habis,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Baca Juga: Bantuan Pangan di Sumatera Masih Tertahan, Mentan Perintahkan Percepatan

Warga Kecamatan Uluan, Sogar Manurung, menambahkan masalah bertambah karena lemahnya pengawasan distribusi BBM di SPBU. Ia menyoroti maraknya penjualan eceran dengan harga tinggi, mencapai Rp20.000 per liter.

“Pengawasan lemah. Khususnya di Kecamatan Porsea, BBM cepat habis, sementara penjual eceran membanderol harga tinggi,” ujar Sogar.

Ia juga menyinggung dugaan kerja sama antara oknum petugas SPBU dengan pihak tertentu, sehingga beberapa orang bisa mendapatkan BBM lebih banyak, atau melakukan pengisian berulang tanpa seleksi.

Menurutnya, hal ini tidak mendapat pengawasan dari Pemkab maupun kepolisian setempat.

Baca Juga: Anggota DPR Temukan Pengungsian Tak Layak di Tapteng–Sibolga

“Jika kondisi ini tidak segera diatasi, kelangkaan BBM akan terus terjadi, terlebih saat Natal dan Tahun Baru. Mobilitas warga dan wisatawan akan terganggu,” tegas Sogar.

Warga berharap pemerintah daerah dan aparat keamanan segera melakukan pengawasan ketat serta memastikan distribusi BBM merata agar antrean panjang dan harga eceran tinggi dapat diatasi. (net)

 
Editor : Editor Satu
#antre bbm #bbm langka #Antre di SPBU