Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

KAI Percepat Distribusi BBM di Sumut, Pasokan Mulai Normal Lagi

Editor Satu • Selasa, 9 Desember 2025 | 11:10 WIB
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi meninjau salah satu SPBU di Kota Pematangsiantar untuk memastikan ketersediaan BBM.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi meninjau salah satu SPBU di Kota Pematangsiantar untuk memastikan ketersediaan BBM.

MEDAN, METRODAILY – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) mempercepat pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) setelah sempat terhambat akibat cuaca ekstrem.

Penyesuaian pola operasi dilakukan untuk memastikan pasokan energi bagi masyarakat dan industri tetap stabil.

“Upaya ini dilakukan untuk mendukung stabilisasi kebutuhan energi masyarakat maupun industri di Sumut. Adapun jenis BBM yang diangkut melalui layanan angkutan kereta api meliputi Pertalite, Bio Solar, dan Pertamax,” kata Manajer Humas KAI Divre I Sumut, M As’ad Habibuddin di Medan, Sabtu (6/12).

Ia menjelaskan, perjalanan kereta angkutan BBM ditingkatkan dari dua menjadi empat perjalanan per hari sejak 28 November 2025.

Penambahan ini untuk mengakomodasi lonjakan permintaan Pertamina setelah distribusi sempat tersendat akibat cuaca buruk di laut pada 24–27 November 2025.

Akibat tertundanya kedatangan kapal tanker, pasokan BBM untuk wilayah Pematangsiantar dan Kisaran sempat terganggu. Kini, distribusi kembali berangsur normal.

Menurut As’ad, peningkatan kapasitas angkut juga dilakukan. Dari sebelumnya rata-rata 42 gerbong ketel atau 1.428 KL per hari, kini menjadi 48 gerbong ketel atau sekitar 1.632 KL per hari.

Distribusi BBM melalui kereta api saat ini melayani dua rute utama: Labuan – Pematangsiantar dan Labuan – Kisaran, dengan setiap rangkaian membawa 21 gerbong ketel.

“Seluruh sarana kami pastikan dalam kondisi baik dan laik operasi, meski dalam situasi cuaca ekstrem,” tegas As’ad. KAI juga terus berkoordinasi dengan Pertamina terkait stok, permintaan, dan pola distribusi.

Wali Kota Pematangsiantar Imbau Warga Tak Panic Buying

Gangguan distribusi sebelumnya memicu antrean panjang di sejumlah SPBU Kota Pematangsiantar. Kondisi itu mendapat perhatian Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi.

Untuk memastikan ketersediaan BBM, Wesly bersama Ketua TP PKK Liswati Wesly Silalahi dan Forkopimda meninjau SPBU di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Siantar Timur, Kamis (4/12).

Sales Manager PT Pertamina Rayon III Medan, Vifki Leondo memastikan stok BBM untuk Pematangsiantar aman hingga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Ia menjelaskan, kota itu memiliki 10 SPBU dengan kebutuhan harian Solar/Dexlite sebesar 98 KL dan Pertamax/Pertalite mencapai 180 KL.

“Pasokan memang sempat tersendat sejak 28–30 November, tetapi sekarang sudah pulih seiring membaiknya kondisi pelabuhan Belawan dan Sibolga,” kata Vifki.

Untuk mengurai kemacetan akibat antrean, Pertamina telah meminta seluruh SPBU menambah operator pompa.

Wali Kota Wesly Silalahi mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian panik.
“Pasokan sudah aman, jadi tidak perlu panic buying,” ujarnya. (Rel/leo)

Editor : Editor Satu
#angkutan bbm #pt kai #cuaca ekstrem