Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

November, Inflasi Siantar Naik 4,56%! BPS Beberkan Biang Kenaikan Harga

Editor Satu • Selasa, 2 Desember 2025 | 14:14 WIB
Kepala BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman menjelaskan inflasi Siantar September 2025 yang dipengaruhi cabai merah dan emas perhiasan.
Kepala BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman menjelaskan inflasi Siantar September 2025 yang dipengaruhi cabai merah dan emas perhiasan.

SIANTAR, METRODAILY – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pematangsiantar mencatat inflasi year on year (y-on-y) sebesar 4,56 persen pada November 2025 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 112,6.

Pada pergerakan bulanan (month to month/m-to-m), Pematangsiantar justru mengalami deflasi 0,11 persen dibanding Oktober 2025. Sementara inflasi year to date (y-to-d) tercatat 4,08 persen.

BPS menyampaikan sejumlah komoditas penyumbang inflasi y-on-y pada November 2025, antara lain emas perhiasan, bayam, cabai merah, daging ayam ras, beras, ikan gembung/kembung, mie, sewa rumah, dan wortel.

Adapun komoditas yang memberi andil deflasi y-on-y meliputi tomat, pisang, bahan bakar rumah tangga, bawang putih, pepaya, jeruk, ikan lele, alpukat, wafer, dan bawang merah.

Pada inflasi bulanan (m-to-m), sejumlah komoditas yang dominan mendorong kenaikan harga adalah emas perhiasan, wortel, daging ayam ras, kangkung, andaliman, minyak goreng, sawi hijau, telur ayam ras, ikan kembung/gembung, bayam, dan ikan dencis.

Sementara komoditas penyumbang deflasi m-to-m yaitu cabai merah, tomat, jeruk, cabai hijau, bawang merah, kentang, labu siam/jipang, jengkol, ikan tongkol/ambu-ambu, dan kol putih/kubis.

BPS menegaskan bahwa dinamika harga pangan masih menjadi faktor utama pergerakan inflasi di Pematangsiantar menjelang akhir tahun. (Rel)

Editor : Editor Satu
#BPS Pematangsiantar #inflasi