JAKARTA, METRODAILY — Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog kini mencapai 3,8 juta ton.
Dengan jumlah tersebut, Indonesia dipastikan tidak perlu melakukan impor beras, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan swasembada beras tahun ini.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa ketersediaan beras nasional sangat aman, ditopang peningkatan produksi dalam negeri.
“Masyarakat tidak perlu bimbang. Stok beras mencukupi dan tidak perlu impor dari manapun. Petani Indonesia semakin hebat dan teknologi pertanian makin maju, sehingga produksinya meningkat,” ujar Rizal dalam konferensi pers di Pergudangan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (27/11).
Baca Juga: Empat Remaja Tawuran di Asrama Martoba Dipulangkan usai Diamankan
Selain stok CBP yang melimpah, produksi beras nasional tahun ini diprediksi mencapai 34 juta ton, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Dengan capaian tersebut, pemerintah memastikan tidak ada kebutuhan untuk membuka kran impor.
Rizal menegaskan kembali bahwa Indonesia telah memasuki era swasembada pangan, yang juga sudah disampaikan Presiden di berbagai forum internasional.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional Januari–Desember 2025 diproyeksikan mencapai 34,77 juta ton, naik 4,14 juta ton atau 13,54% dibanding periode yang sama tahun 2024. (dtc)