ASAHAN, METRODAILY – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memberikan apresiasi kepada Bank Sumut atas konsistensinya dalam memperluas sosialisasi percepatan penyaluran rumah terjangkau di Sumatera Utara.
Langkah ini dinilai krusial dalam mendukung target nasional pemerintah membangun 3 juta rumah bagi masyarakat.
Apresiasi disampaikan Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera, Willson Lie Simatupang, saat kegiatan sosialisasi pembiayaan perumahan di Aula Melati, Kantor Bupati Asahan, Rabu (19/11/2025).
Baca Juga: Pj Kepala Desa Kelebuk Buka Turnamen Bola Voli Karang Taruna Cup 1, Diikuti 64 Tim
Menurut Willson, literasi publik terkait pembiayaan Tapera menjadi prioritas nasional karena kebijakan hunian terjangkau diarahkan menjangkau kelompok masyarakat luas, termasuk pekerja sektor informal.
“Program Tapera kini semakin inklusif dan selaras dengan arah kebijakan nasional, memberi ruang besar bagi pekerja sektor informal. Bank Sumut bersama pemerintah daerah aktif melakukan sosialisasi langsung kepada ASN dan masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Willson.
Kerja kolaboratif antara perbankan daerah dan pemerintah kabupaten/kota dinilai menentukan percepatan realisasi pembiayaan. BP Tapera menargetkan 20.000 rumah di Sumatera Utara dapat terealisasi.
Baca Juga: Redam Inflasi, Pemkab Paluta Tanam Perdana Cabai Merah
Berdasarkan data BP Tapera, hingga minggu pertama November 2025, penyaluran KPR FLPP secara nasional mencapai 221.821 unit, dengan Sumatera Utara merealisasikan 9.181 unit. Willson mendorong masyarakat memanfaatkan kesempatan ini, termasuk pekerja formal maupun nonformal.
“Tidak hanya ASN, baik PNS maupun PPPK. Pekerja swasta, pelaku UMKM, pengemudi transportasi daring, buruh, petani, hingga nelayan memiliki kesempatan yang sama,” tambahnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Zainal Arifin Sinaga, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendukung perluasan akses hunian terjangkau melalui skema FLPP dengan bunga kompetitif dan tenor jangka panjang. Program ini membantu ASN memperoleh hunian tanpa tekanan biaya tinggi.
Baca Juga: Anggaran Asahan 2026 Dipotong Rp247 Miliar, Proyek Strategis Terancam Ditunda
Sementara itu, Pemimpin Cabang Bank Sumut Kisaran, Muhammad Sadli, menyampaikan terima kasih atas apresiasi BP Tapera.
Bank Sumut menekankan sosialisasi bukan sekadar formalitas, tetapi untuk memastikan masyarakat memahami manfaat KPR bersubsidi, mempermudah akses rumah layak, dan mendorong peningkatan PAD daerah.
“Kami terus memperbarui layanan agar jalur akses masyarakat menuju rumah terjangkau semakin pendek dan mudah,” ujar Sadli. (rel/sya)
Editor : Editor Satu