Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

RAPBD 2026 Taput: Fokus Ketahanan Pangan dan Efisiensi Belanja

Editor Satu • Kamis, 20 November 2025 | 13:30 WIB
Bupati Taput Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyerahkan Pengantar Nota Keuangan RAPBD 2026 melalui Wakil Bupati di Rapat Paripurna DPRD, Tarutung, Senin (17112025).
Bupati Taput Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyerahkan Pengantar Nota Keuangan RAPBD 2026 melalui Wakil Bupati di Rapat Paripurna DPRD, Tarutung, Senin (17112025).

TAPUT, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menyampaikan Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Taput di Tarutung, Senin (17/11/2025).

Dalam pidato yang dibacakan oleh Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, Bupati Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan RAPBD 2026 disusun dengan kehati-hatian, prioritas pada kebutuhan mendesak masyarakat, serta fokus pada ketahanan pangan, efisiensi belanja, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Total Pendapatan Daerah pada tahun 2026 direncanakan sebesar Rp1,359 triliun, sedangkan total belanja dianggarkan Rp1,307 triliun,” jelas Wakil Bupati.

Baca Juga: Bupati Tapteng Tandatangani MoU Kejati Sumut, Terapkan Pidana Kerja Sosial

Bupati juga menjelaskan asumsi pembiayaan daerah, dengan Penerimaan Pembiayaan Daerah sebesar Rp23,46 miliar dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah sebesar Rp75,33 miliar.

Dalam pidatonya, Bupati menekankan reprioritisasi anggaran untuk sektor pertanian dan ketahanan pangan, termasuk langkah strategis seperti:

Selain itu, pemerintah mendorong diversifikasi sumber pendapatan melalui:

Baca Juga: Polda Sumut Siap Tindak Dalang Kericuhan Tapteng, Mantan Bupati Terancam

Bupati menekankan pula pentingnya kerja sama antar daerah untuk menekan biaya dan memperkuat efisiensi pengelolaan sumber daya, serta penataan birokrasi melalui perubahan Perda perangkat daerah untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.

Mengakhiri penyampaiannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat fondasi pembangunan daerah. RAPBD 2026 diharapkan menjadi instrumen penting mendorong kemandirian ekonomi, kualitas pelayanan publik, dan percepatan pencapaian tujuan pembangunan. (net)

Editor : Editor Satu
#bupati taput #RAPBD 2026