PALUTA, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengambil langkah cepat menekan lonjakan harga pangan dengan menggelar Tanam Perdana Cabai Merah di Desa Bahal, Kecamatan Portibi, Selasa (18/11).
Kegiatan ini dihadiri langsung Wakil Bupati Paluta, Basri Harahap, sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah.
Cabai merah merupakan komoditas yang kerap memicu inflasi karena fluktuasi harga yang tinggi. Sensitivitas tanaman terhadap cuaca membuat produktivitas mudah terganggu, sehingga pasokan tidak stabil dan langsung berdampak pada kelompok bahan makanan—penyumbang utama inflasi.
Baca Juga: Brigadir Ismoyo jadi DPO Karena Diduga Gelapkan Rp12 Juta Milik Tersangka Narkoba
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Paluta menginisiasi gerakan tanam cabai yang tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mendorong ketahanan pangan berbasis rumah tangga.
Wakil Bupati Basri Harahap menegaskan bahwa masyarakat didorong memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai melalui metode urban farming.
“Pemerintah daerah bersama tim tidak tinggal diam. Tanam perdana cabai merah hari ini adalah wujud nyata komitmen kami menekan laju inflasi. Mari jadikan momen ini sebagai awal ketahanan pangan daerah yang lebih kuat dan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Baca Juga: Bundo Kanduang Labuhanbatu Raih 2 Juara I Lomba Tingkat Sumut
Basri menambahkan, semakin banyak rumah tangga yang mampu memproduksi cabai secara mandiri, semakin kecil tekanan permintaan pasar sehingga harga dapat terjaga.
Kegiatan tanam cabai ini turut dihadiri Kepala Dinas Ketapang, perwakilan Dinas Pertanian, Kepala Badan Perekonomian, Camat Portibi, Kepala Desa Bahal, penyuluh pertanian, serta masyarakat setempat. (net)
Editor : Editor Satu