MADINA, METRODAILY – DPRD Mandailing Natal (Madina) menyoroti progres pembangunan sejumlah proyek infrastruktur di wilayahnya, dan menyatakan pesimis beberapa proyek dapat selesai tepat waktu sebelum akhir 2025.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Madina, Teguh W. Hasahatan, memimpin tinjauan lapangan ke delapan lokasi proyek selama dua hari, Selasa-Rabu (11-12/11/2025). Beberapa proyek, menurut Teguh, menunjukkan progres baik, namun sejumlah proyek penting masih tertinggal jauh dari target.
“Untuk pembangunan Puskesmas Sibanggor Jae, kami sangat meragukan penyelesaiannya tepat waktu karena baru mencapai 50 persen,” kata Teguh.
Selain Puskesmas Sibanggor Jae, pembangunan lanjutan gedung PMI juga menjadi sorotan karena sudah enam kali dianggarkan namun belum rampung.
Di sisi lain, proyek yang menunjukkan progres signifikan antara lain:
-
Gedung Inspektorat dengan anggaran Rp 2,9 miliar, diprediksi selesai 24 Desember 2025.
-
Alun-alun taman Kota Panyabungan dengan anggaran Rp 500 juta, optimis selesai 19 Desember 2025.
Teguh menekankan bahwa tinjauan lapangan ini bertujuan memastikan anggaran terserap optimal, serta sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat dan pimpinan DPRD.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikucurkan pemerintah terserap dengan baik dan proyek-proyek bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Proyek yang ditinjau meliputi pembangunan jembatan pintu II masuk kantor DPRD, pembangunan kantor Inspektorat, Puskesmas Sibanggor Jae, gedung PMI, RSU, peningkatan jalan Panyabungan-Pagur, Puskesmas Panyabungan Jae, peningkatan jaringan irigasi, dan pembangunan alun-alun taman Kota Panyabungan. (net)
Editor : Editor Satu