Distan Toba Targetkan 302 Hektare Lahan Bawang Merah, Harga di Pasar Mulai Turun
Editor Satu• Kamis, 13 November 2025 | 15:10 WIB
Petani bawang di Samosir - Ilustrasi. Harga bawang turun usai panen raya, Selasa (11/11/2025).
Panen Raya Dorong Swasembada dan Tekan Harga
TOBA, METRODAILY – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Toba menargetkan penanaman 302 hektare bawang merah untuk mendukung program swasembada pangan sekaligus meningkatkan perekonomian petani daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distan Toba, Lena Pardede, mengatakan potensi swasembada bawang merah di Toba sangat besar. Saat ini, program tematik Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) difokuskan pada sektor pertanian bawang merah.
“Bumdesma dengan lahan luas untuk tanaman bawang merah ada di tiga kecamatan, yaitu Laguboti, Silaen, dan Ajibata. Ketiganya akan menjadi prioritas dalam penyaluran bantuan benih nantinya,” ujar Lena, Selasa (11/11/2025).
Meski target 302 hektare belum sepenuhnya tercapai, Lena menyebut hasil panen bawang merah di Toba sudah mampu memenuhi kebutuhan lokal.
Bahkan, baru pekan lalu para petani menggelar panen raya, yang membuat harga bawang merah di pasar turun dari Rp60.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
Sementara itu, Sekretaris Distan Toba, Joni Hutajulu, menambahkan bahwa perluasan lahan melalui Bumdesma di tiga kecamatan tersebut akan diperkuat dengan pengembangan ke wilayah Habinsaran, Borbor, dan Nassau. Namun, ia menilai perlu ada dukungan pemasaran.
“Kami membutuhkan peran Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) untuk membantu petani memasarkan hasil panen hingga ke luar daerah,” jelasnya.
Untuk tahap pertama tahun anggaran 2025, Distan Toba akan menyalurkan bantuan bibit sebanyak 10 ton, yang dapat ditanam di lahan seluas 12–13 hektare. Program ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya swasembada bawang merah di Kabupaten Toba. (net)