Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Harga Andaliman Tembus Rp500 Ribu per Kg, Cabai Merah Malah Anjlok

Editor Satu • Kamis, 13 November 2025 | 14:30 WIB

Pedagang menata andaliman di Pasar Porsea, Kabupaten Toba. Harga bumbu khas Batak ini tembus Rp500 ribu per kilogram karena stok petani menipis.
Pedagang menata andaliman di Pasar Porsea, Kabupaten Toba. Harga bumbu khas Batak ini tembus Rp500 ribu per kilogram karena stok petani menipis.

Pedagang Akui Stok Andaliman Menipis, Pasokan Cabai Stabil

TOBA, METRODAILY – Harga andaliman di Pasar Tradisional Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, melonjak tajam hingga mencapai Rp500.000 per kilogram, sementara harga cabai merah justru turun drastis menjadi Rp35.000 per kilogram.

Kenaikan harga andaliman disebut terjadi akibat stok yang semakin menipis di tingkat petani. Sementara penurunan harga cabai dipicu melimpahnya pasokan di pasaran.

“Saat ini harga cabai merah turun karena stok sudah stabil. Dulu harga dari toke bisa sampai Rp100 ribu per kilo, sebulan lalu turun jadi Rp65 ribu, dan sekarang Rp35 ribu per kilo,” ujar salah satu pedagang, A. Aritonang, Rabu (12/11/2025).

Baca Juga: Bupati Taput Usulkan Perampingan Dinas: 12 Dinas Digabung Jadi 6

Ia menambahkan, saat pasokan terbatas, banyak pedagang berebut membeli cabai merah dari petani, namun kondisi itu kini sudah berbalik.

“Toke besar dan toke kecil tidak lagi rebutan cabai dari petani, jadi harga di pasar juga turun,” katanya.

Berbeda dengan cabai, harga andaliman justru melambung tinggi. Pedagang andaliman, B. Simatupang, menyebut harga bumbu khas Batak itu kini mencapai Rp450.000 hingga Rp500.000 per kilogram.

“Kalau saya jual di harga terendah, Rp450 ribu per kilo. Sekarang stok dari petani sangat sedikit,” ujarnya.

Baca Juga: Wali Kota Siantar Gandeng Bank Sumut, Percepat Penyediaan Rumah Bersubsidi, Target 1.330 Unit

Menurutnya, pasokan andaliman menurun karena banyak tanaman di wilayah Habinsaran, Borbor, dan Nassau tidak berbuah.

“Kami pedagang harus pintar-pintar membujuk petani agar mau menjual ke kami. Sekarang banyak pedagang yang mencari andaliman,” tuturnya. (net)

Editor : Editor Satu
#Harga andaliman #harga cabai anjlok