Program 1000 Kolam Antar Tapsel Masuk Top 10 SDGs Indonesia
Editor Satu• Kamis, 13 November 2025 | 13:30 WIB
Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu bersama tim verifikator Surveyor Indonesia saat memaparkan inovasi daerah dalam Ekspos Program Unggulan SDGs Kabupaten Tapsel.
Berawal dari Reses, Kini Jadi Inovasi Nasional
TAPSEL, METRODAILY – Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Melalui berbagai inovasi berbasis kearifan lokal, Tapsel berhasil masuk Top 10 Nasional Sustainable Development Goals (SDGs) 2025.
Prestasi ini disampaikan langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, dalam kegiatan Ekspos Kunjungan Lapangan Program Unggulan SDGs bersama tim verifikator dari Surveyor Indonesia, yang berlangsung di ruang rapat Bupati, Lantai II Kantor Bupati Tapsel, Sipirok, Selasa (11/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan menyampaikan apresiasi kepada tim verifikator yang telah datang langsung ke Tapsel untuk melakukan verifikasi lapangan terhadap program unggulan daerah.
“Kami berterima kasih kepada tim Surveyor Indonesia yang telah berkunjung ke Tapsel. Kami berharap banyak masukan dari para verifikator karena lembaga ini sangat kredibel dan berperan besar di tingkat nasional,” ujar Gus Irawan.
Dorong Swasembada Ikan Lewat Program 1000 Kolam
Salah satu inovasi unggulan yang menjadi sorotan nasional adalah Program 1000 Kolam, sebuah inisiatif strategis yang mendorong kemandirian pangan melalui swasembada ikan di Tapanuli Selatan.
Bupati Gus Irawan menjelaskan, ide program ini berawal dari pengalaman pribadinya saat melakukan reses di Pargarutan.
“Dulu, saya bertemu warga yang membawa ikan dari Sumatera Barat. Dari situ saya berpikir, kenapa kita tidak bisa hasilkan ikan sendiri? Maka lahirlah gagasan Program 1000 Kolam agar masyarakat bisa mandiri memenuhi kebutuhan ikan,” jelasnya.
Hingga kini, lebih dari 761 kolam ikan telah dibangun di berbagai kecamatan dengan dukungan anggaran APBD dan kemitraan bersama pihak swasta. Program ini tidak hanya meningkatkan produksi ikan lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Sejalan dengan SDGs dan Ekonomi Hijau
Program 1000 Kolam menjadi bukti konkret bagaimana kearifan lokal dan inovasi daerah dapat mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam bidang ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pelestarian lingkungan.
“Melalui program ini, kami ingin menciptakan ekonomi hijau yang berkelanjutan. Masyarakat tidak hanya mendapatkan penghasilan tambahan, tapi juga menjaga keseimbangan alam,” tegas Gus Irawan.
Dengan capaian tersebut, Tapanuli Selatan kini masuk dalam jajaran daerah terdepan dalam pelaksanaan SDGs tingkat nasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. (rel/irs)