MEDAN, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta perhatian khusus dari pemerintah pusat terkait Transfer ke Daerah (TKD) untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya Kepulauan Nias.
Pernyataan ini disampaikan Bobby saat menerima Kunjungan Kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (12/11/2025).
“Khusus daerah 3T mohon dipertimbangkan kembali, kalau di (Kepulauan) Nias sangat bermohon untuk tidak ada penyesuaian TKD,” kata Bobby.
Baca Juga: Pemko Gunungsitoli Gandeng Bank Sumut Kelola Dana BOS, JKN, dan Opsen
Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi terkait besaran dan waktu penyaluran anggaran ke daerah. Hal ini dinilai penting agar program pemerintah daerah dapat segera dijalankan sejak awal tahun anggaran, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
“Aspirasi dari Pemprov dan teman-teman kabupaten/kota, pertama tentang timing besaran anggaran yang disampaikan ke daerah, timing transfernya kita utamakan jangan mepet, agar bisa dikerjakan awal tahun, bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambah Bobby.
Dalam kesempatan tersebut, salah seorang anggota Banggar DPR RI, Hinca Panjaitan, mengusulkan pembentukan Satgas Kolaborasi Sumut Berkah. Satgas ini akan meninjau apakah pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) di daerah telah adil.
Baca Juga: 200 Pelajar SMAN 4 Pematangsiantar Belajar Statistik dalam SMS 2025
Bobby menyambut positif usulan ini. “Ada satu Satgas tentu kami mendukung, dan kami sangat bersemangat, bersama-sama bekerja, kami siap membuat Satgas ini," ujarnya.
Wakil Ketua Banggar DPR RI Wihadi Wiyanto menegaskan, pihaknya akan memprioritaskan daerah 3T dalam penyusunan anggaran bersama Kementerian Keuangan.
“Memang itu menjadi concern kami, dan kami mendengar masukan Pak Gubernur. Ke depan dalam penyusunan anggaran nanti dengan Kemenkeu, bersama-sama kita akan coba daerah 3T, harus ada perhatian khusus, baik dalam hal misal pembangunan akan kita perhatikan,” kata Wihadi.
Baca Juga: Pemilik Galian C di Asahan Pernah Urus Restorative Justice, Tapi Batal Gara-gara Ini
Kunjungan Banggar DPR RI ke Sumut ini digelar untuk menghimpun masukan terkait TKD, potensi, serta realisasi penerimaan negara di wilayah Sumut. Turut hadir anggota Banggar DPR RI beserta beberapa Bupati dan Walikota se-Sumut. (rel)
Editor : Editor Satu