Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Puluhan Pengusaha Kopi Kumpul di Siantar Coffee Fest 2025, Angkat Kopi Simalungun

Editor Satu • Senin, 10 November 2025 | 11:46 WIB
Siantar Coffee Fest 2025 di Lapangan Adam Malik Pematangsiantar, ajang kopi terbesar di kota ini.
Siantar Coffee Fest 2025 di Lapangan Adam Malik Pematangsiantar, ajang kopi terbesar di kota ini.

SIANTAR, METRODAILY – Di bawah kepemimpinan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, untuk pertama kalinya digelar festival kopi terbesar di Kota Pematangsiantar bertajuk Siantar Coffee Fest 2025.

Kegiatan ini diikuti puluhan pelaku usaha kopi dan berlangsung di Lapangan Adam Malik, Sabtu–Minggu (8–9/11).

Wali Kota Wesly Silalahi yang diwakili Sekda Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang, membuka secara resmi ajang tersebut.

Dalam sambutannya, Wesly menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar tempat menikmati minuman favorit, melainkan wadah anak muda untuk berkreasi, berinovasi, dan berjejaring dalam meningkatkan kewirausahaan.

“Selain mengenal cita rasa berbagai jenis kopi, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar kewirausahaan sekaligus bentuk dukungan bagi produk UMKM di Pematangsiantar,” ujar Wesly melalui Junaedi.

Ia juga mendorong para peserta agar menjadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus maju dan berdaya saing.

“Kami yakin, dengan kreativitas yang tinggi, pemuda Siantar dapat bersaing dan menjadikan kegiatan ini sebagai penggerak ekonomi kota, menuju Siantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Siantar Coffee Fest 2025, Roy Purba, menyampaikan bahwa ide penyelenggaraan kegiatan ini muncul dari banyaknya pelaku usaha kopi yang terus tumbuh di Siantar.

“Pelaku usaha kopi di kota ini sudah lebih dari 100, dan sekitar 50 di antaranya aktif. Kami ingin menjawab potensi ini dan membantu memperkenalkan kopi Simalungun yang selama ini kurang dikenal,” kata Roy.

Menurutnya, meski kualitasnya tinggi, kopi Simalungun belum memiliki kekuatan branding seperti kopi Mandailing, Lintong, atau Gayo.

“Kami ingin kopi Simalungun dikenal, bukan hanya di Sumut, tapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Ajang ini juga dirancang sebagai bentuk dukungan terhadap Danau Toba sebagai destinasi pariwisata super prioritas nasional.

Roy berharap, festival ini bisa menjadi agenda tahunan dan terus berkembang lebih besar di tahun mendatang.

Selain pameran kopi, acara juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik seperti Brewer Competition, Cup Tasters Competition, Coffee Talk Show, Bazar UMKM, dan Siantar Run 10K 2025.

Turut hadir dalam pembukaan, perwakilan Forkopimda, Dandim 0207/Simalungun, Kajari Siantar, Kadis Pariwisata Muhammad Hamam Sholeh, serta sejumlah pimpinan OPD dan camat. (Rel/leo)

Editor : Editor Satu
#Kopi simalungun #Siantar Coffee Fest 2025 #pengusaha kopi