SANGGAU, METRODAILY – Polsek Toba kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Pada Senin (20/10/2025), jajaran Polsek Toba melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan Demplot 2 seluas satu hektare di Dusun Modang, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba.
Kegiatan panen dimulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIB, dihadiri langsung oleh Kapolsek Toba Iptu Arnold R.M, seluruh personel Polsek, dan kelompok tani setempat.
Baca Juga: Pabrik Bio Avtur Bakal Dibangun di KEK Sei Mangkei, Bakal Serap Ribuan Tenaga Kerja
Meskipun sempat diguyur hujan, semangat peserta tetap tinggi, sebagai wujud dukungan nyata terhadap peningkatan produktivitas pangan lokal.
Kapolsek Toba, Iptu Arnold R.M, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Demplot Polri Presisi, yang menekankan peran aktif Polri dalam membantu masyarakat di sektor pertanian.
“Melalui kegiatan panen di Demplot 2 ini, kami ingin menegaskan bahwa Polsek Toba tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendukung ketahanan pangan masyarakat. Sinergi antara Polri dan petani harus terus diperkuat,” ujar Iptu Arnold R.M di sela kegiatan panen.
Baca Juga: Gedung IV Pasar Horas Nyaris Rata: Pembongkaran Sudah 80 Persen
Panen di Demplot 2 merupakan kelanjutan dari budidaya jagung yang dimulai beberapa bulan lalu.
Lahan satu hektare tersebut dikelola secara gotong royong oleh personel Polsek dan kelompok tani, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen yang kini membuahkan hasil.
Meski hasil panen masih dihitung, Kapolsek optimistis dengan hasil yang akan diperoleh.
Proses pengeringan dan pemipilan jagung dijadwalkan berlangsung setelah seluruh lahan selesai dipanen, dan kegiatan panen akan berlanjut esok hari mengingat cuaca sempat menghambat proses di lapangan.
Baca Juga: Honda Beat Tabrak Truk di Siantar, Pengendara Luka Parah
Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, tertib, dan kondusif. Personel Polsek Toba turut memastikan keamanan dan membantu petani dalam pemetikan serta pengumpulan hasil jagung.
Iptu Arnold menambahkan, keberhasilan program Demplot ini membuktikan bahwa sinergi lintas sektor dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan semacam ini menjadi contoh bagi wilayah lain untuk mengoptimalkan lahan tidur menjadi sumber pangan produktif. Kami juga berkomitmen mendorong kegiatan serupa untuk komoditas lain yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Baca Juga: BKAD Sumut Klarifikasi Dana Mengendap Rp1,1 Triliun, Kemenkeu Salah Data?
Dengan keberhasilan panen Demplot 2 ini, Polsek Toba menegaskan perannya tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kemandirian pangan.
Langkah kecil di lahan satu hektare ini diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk terus menggerakkan semangat ketahanan pangan desa. (net)
Editor : Editor Satu