SIMALUNGUN, METRODAILY – PT Tripatra Bio Energi Angkasa berencana membangun pabrik Bahan Bakar Nabati (BBN) atau Bio Avtur untuk industri penerbangan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun. Pabrik ini diproyeksikan menyerap tenaga kerja lokal.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Simalungun, Riando Purba, menyambut positif rencana pembangunan ini.
“Dengan bertambahnya perusahaan di KEK Sei Mangkei, peluang penyerapan tenaga kerja lokal dalam operasional pabrik nantinya terbuka. Proses pembangunan akan dimulai tahun 2026,” ujar Riando, Selasa (21/10/2025).
Baca Juga: Gedung IV Pasar Horas Nyaris Rata: Pembongkaran Sudah 80 Persen
Sebelumnya, PT Tripatra Bio Energi Angkasa telah menggelar konsultasi publik pada Jumat (17/10/2025) di Ruang Harungguan Kantor Camat Bandar.
Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat terkait dampak pembangunan pabrik dari sisi lingkungan, ekonomi, dan sosial.
Konsultasi publik dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Sekcam Bandar, Dinas Perhubungan, PTPN IV, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tenaga Kerja, serta tokoh masyarakat.
Baca Juga: Honda Beat Tabrak Truk di Siantar, Pengendara Luka Parah
Proyek strategis ini dijadwalkan mulai dibangun tahun 2026 dan ditargetkan rampung pada 2028. Bio Avtur diharapkan menjadi inovasi penting dalam mengurangi emisi karbon di sektor penerbangan sekaligus memperkuat posisi KEK Sei Mangkei sebagai pusat industri energi hijau nasional.
Sekcam Bandar, Nora Purba, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan konsultasi publik:
“Kegiatan ini sangat penting sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat tentang rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di wilayah kita.”
Baca Juga: BKAD Sumut Klarifikasi Dana Mengendap Rp1,1 Triliun, Kemenkeu Salah Data?
Selama sesi konsultasi, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan dan kekhawatiran terkait dampak pembangunan terhadap lingkungan serta kehidupan sosial ekonomi masyarakat sekitar.
Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup menekankan aspek lingkungan yang harus diperhatikan, sementara Dinas Tenaga Kerja membahas peluang penyerapan tenaga kerja lokal.
Kehadiran perwakilan PTPN IV penting karena bahan baku utama Bio Avtur berasal dari kelapa sawit. Koordinasi ini memastikan ketersediaan bahan baku secara berkelanjutan.
Baca Juga: Polres Siantar Luncurkan Pamapta, Strategi Baru Tingkatkan Layanan Publik
PT Tripatra Bio Energi Angkasa menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi masyarakat sejak tahap perencanaan.
Pabrik Bio Avtur di KEK Sei Mangkei diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas produksi BBN terdepan di Indonesia dan mendukung upaya energi hijau nasional. (net)
Editor : Editor Satu