Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

PSBD–FSBL di Asahan Cetak Omzet UMKM Rp1 Miliar, BI Bongkar Rahasianya

Editor Satu • Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:50 WIB

 

Penutupan PSBD–FSBL di Kabupaten Asahan.
Penutupan PSBD–FSBL di Kabupaten Asahan.

Penutupan PSBD–FSBL di Asahan

 

ASAHAN, METRODAILY – Ajang budaya terbesar di Asahan, Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) ke-6 yang dipadukan dengan Festival Sisi Batas Labuhan (FSBL) resmi ditutup meriah.

Selain menampilkan kekayaan 14 etnis, acara ini juga mencetak sejarah lewat penjualan UMKM yang tembus Rp1 miliar selama 16 hari pelaksanaan.

Deputi KPw Bank Indonesia Pematangsiantar, Yudha Wirawan, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti kuat bahwa kebudayaan dan ekonomi lokal bisa berjalan berdampingan.

“Ini bukan sekadar angka. Ini bukti ekonomi daerah bisa bergerak mandiri saat diberi ruang dan dukungan,” ujar Yudha, Minggu (19/10) malam.

Baca Juga: Dua Pengedar Ditangkap saat Transaksi, 405 Gram Sabu Disita Polres Labusel

Tak hanya capaian omzet, penggunaan transaksi digital melalui QRIS juga meledak. Dalam kampanye “Doni Si Kris” (Donasi Bersama QRIS), tercatat lebih dari 30 ribu transaksi QRIS dilakukan pengunjung selama festival.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan kesiapan Asahan memasuki era ekonomi digital. QRIS membuat UMKM tumbuh lebih cepat dan inklusif,” tambah Yudha.

Selama kegiatan PSBD–FSBL, BI bersama Pemkab Asahan menghadirkan berbagai program, mulai dari pameran UMKM, talkshow digital dengan Shopee, layanan kas keliling, penukaran uang lusuh Rp540 juta, gerakan Go Green, literasi anak, pasar murah hingga lomba memasak untuk memperkuat ketahanan pangan.

Baca Juga: Sundulan Maut Maguire di Menit Akhir Bawa MU Pecundangi Liverpool

Sisi budaya tetap menjadi magnet utama. Salah satu atraksi yang paling menyedot perhatian adalah lompat batu Nias, simbol keberanian dan kejayaan leluhur.

Wakil Bupati Asahan Rianto dalam sambutannya menegaskan bahwa kemajuan teknologi tak boleh membuat masyarakat hilang identitas.

“Budaya adalah fondasi. Modern boleh, tapi jati diri jangan hilang. Mari kita jaga budaya sebagai kekuatan daerah,” ucap Rianto.

Acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah kepada peserta terbaik dari berbagai kategori. (tim)

Editor : Editor Satu
#PSBD FSBL Asahan #BI Pematangsiantar