MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan penyerapan 10 ribu tenaga kerja hingga 2026 sebagai langkah menekan pengangguran sekaligus mencegah masyarakat menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Pemprov Sumut telah menjalin MoU dengan KEK Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun untuk menyerap 3 ribu tenaga kerja tahun 2025.
Hal ini disampaikan dalam konferensi pers bertajuk Perkuat Kolaborasi, Cegah Pekerja Migran Ilegal dan Korban TPPO di Sumut, Rabu (24/9), di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan.
Baca Juga: Ditangkap Curi Sawit, Pria 41 Tahun Meninggal di RS
Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut, Yuliani Siregar, menjelaskan sulitnya lapangan pekerjaan di dalam negeri menjadi salah satu penyebab maraknya TPPO. Karena itu, kerja sama dengan KEK Sei Mangkei diharapkan memberi solusi konkret bagi tenaga kerja lokal.
“Selanjutnya, MoU juga akan dilakukan dengan PT KIM Medan dan PT Inalum, sehingga target penyerapan 10 ribu tenaga kerja bisa tercapai hingga 2026,” ujar Yuliani.
Selain kerja sama industri, Pemprov Sumut menggelar Job Fair 2025 yang berhasil menyerap 567 pekerja. Penempatan tenaga kerja luar negeri tercatat mencapai 1.708 orang tahun ini.
“Bekerja di luar negeri boleh saja, tapi harus sesuai prosedur agar tidak terjebak perdagangan orang,” tegas Yuliani.
Baca Juga: Konflik Lahan, Pemkab Fasilitasi Masyarakat dan PT TPL Duduk Bersama
Data BPS Sumut per Februari 2025 mencatat jumlah angkatan kerja 8,108 juta jiwa dari total 11,561 juta penduduk usia kerja, dengan 409 ribu masih menganggur. Terdapat pula sekitar 2.000 tenaga kerja ilegal di Malaysia yang berisiko menjadi korban TPPO.
Pemprov memperkuat kolaborasi dengan berbagai instansi. Dinas Pendidikan menyiapkan lulusan berkeahlian sesuai kebutuhan industri, seperti desain grafis dan pengelasan.
Dinas Koperasi didorong mengembangkan UMKM sebagai solusi lapangan kerja di daerah minim industri. Sementara itu, sejumlah Balai Latihan Kerja (BLK) akan direnovasi dan difungsikan kembali sebagai pusat pembinaan tenaga kerja.
Baca Juga: Julian Alvarez Hattrick, Atletico Madrid Comeback Menang Dramatis
“Semua ini merupakan bagian dari visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, untuk menurunkan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan daya saing SDM demi Sumut yang unggul, maju, dan berkelanjutan,” tutup Yuliani. (rel)
Editor : Editor Satu