SIBOLGA, METRODAILY – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sibolga menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (HLM TPID) se-Kepulauan Nias, Senin (15/9/2025), dalam upaya mendorong ketahanan pangan dan stabilitas harga di wilayah tersebut.
Kegiatan dibuka Wali Kota Gunung Sitoli Sowa’a Laoli, dihadiri Bupati Nias Selatan Sokhiatu Laia, Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega, perwakilan Kabupaten Nias, unsur OPD se-Kepulauan Nias, serta peserta forum dari Gabungan Kelompok Tani dan mahasiswa.
Forum yang bertema “Perkembangan Inflasi dan Sinergi Mendorong Ketahanan Pangan di Kepulauan Nias” dimoderatori Kepala BI Sibolga, Riza Putera.
Baca Juga: Kapolda Sumut Apresiasi dan Motivasi Polres Tapteng Jaga Kamtibmas
Narasumber hadir dari berbagai instansi, termasuk Kepala BPS Gunung Sitoli Elijoi N dan Kepala Bulog Gunung Sitoli M. Kohirudin.
Melalui forum ini, para pimpinan daerah sepakat menyusun strategi dan action plan bersama untuk pengendalian inflasi, sekaligus mempersiapkan Kepulauan Nias menuju swasembada pangan strategis, seperti bawang merah, cabai merah, dan beras, demi menjaga ketersediaan pasokan pangan.
Aksi nyata sudah dilakukan, antara lain Operasi Pasar Murah di berbagai titik dan penanaman demonstration plotting seluas 3 hektare di lima kota/kabupaten, yang ditargetkan menghasilkan 40 ton cabai merah.
Baca Juga: Ajang Inovasi Internasional, Shakila Anak Wakil Ketua DPRD Medan Raih Medali Emas
Wali Kota Gunung Sitoli, Sowa’a Laoli, menekankan pentingnya pengendalian inflasi dan ketahanan pangan sebagai isu strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala BI Sibolga Riza Putera menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.
“BI Sibolga berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Nias melalui sinergi dan kolaborasi berkelanjutan,” tandasnya. (rel/rb)
Editor : Editor Satu