SIBOLGA, METRODAILY – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga ikut ambil bagian dalam penanaman pohon serentak nasional, Selasa (9/9/2025).
Sebanyak 50 bibit kelapa ditanam di lingkungan Lapas sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan ini dibuka secara virtual oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, yang sekaligus meresmikan Program Ketahanan Pangan Nusakambangan serta menyerahkan bantuan alat pertanian dari Kementerian Pertanian.
Baca Juga: Dugaan Pungli di Disdik Madina, Guru Diminta Bayar Rp50 Ribu – Rp10 Juta
Kalapas Sibolga Novriadi mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan yang lebih hijau.
“Melalui penanaman ini, kita tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberi teladan positif bagi warga binaan,” tegas Novriadi.
Ia menambahkan, pohon kelapa yang ditanam diharapkan memberi manfaat ekologis dan ekonomis di masa depan, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Orangutan Tapanuli Tinggal 577 Ekor, Koridor Hutan Batang Toru Harus Diperluas
Dukungan Nasional
Dalam arahannya, Menteri Agus Andrianto menekankan pentingnya peran lembaga pemasyarakatan dalam mendorong kemandirian pangan nasional dan membina warga binaan agar kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan kepercayaan diri yang lebih baik.
Secara nasional, kegiatan ini melibatkan penanaman 360.000 bibit kelapa serentak di berbagai daerah.
Selain Lapas Sibolga, kegiatan ini juga diikuti sejumlah instansi, antara lain Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Dinas Pertanian dan Kehutanan, Polres Tapteng, Kantor Imigrasi TPI Kelas II Sibolga, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Bapas Kelas II Sibolga, Lapas Kelas III Barus, dan Lapas Kelas III Teluk Dalam. (net)
Editor : Editor Satu