Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Harga Kelapa Mahal, Wali Kota Tanjungbalai Tanam Kelapa di Tualang Raso

Editor Satu • Kamis, 11 September 2025 | 10:45 WIB

 

Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, melakukan penanaman bibit pohon kelapa di Kelurahan Sei Raja sebagai dukungan program ketahanan pangan nasional.
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, melakukan penanaman bibit pohon kelapa di Kelurahan Sei Raja sebagai dukungan program ketahanan pangan nasional.

TANJUNGBALAI, METRODAILY – Harga kelapa belakangan ini mahal, Pemkot Kota Tanjungbalai bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara (Kanwil Ditjenim Sumut) dan jajaran Forkopimda melaksanakan penanaman perdana bibit kelapa dan jagung di Kelurahan Sei Raja, Kecamatan Sei Tualang Raso, Selasa (9/9).

Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, mengatakan penanaman bibit kelapa merupakan dukungan Pemkot terhadap program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka mendukung asta cita Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut program nasional penanaman serentak bibit kelapa yang digagas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mendukung ketahanan pangan,” ujar Mahyaruddin.

Baca Juga: Sat Lantas Polres Simalungun Edukasi Pelajar Lewat Program Polantas Menyapa

Melalui sinergi Pemkot Tanjungbalai dan Kanwil Ditjenim Sumut, diharapkan gerakan penanaman bibit kelapa dan jagung menjadi role model di Sumatera Utara.

Wali Kota juga mendorong semua pihak, khususnya petani, untuk memanfaatkan program ini sebagai peluang usaha dan menambah penghasilan.

Kepala Kanwil Ditjenim Sumut, Teodorus Simarmata, menyatakan pihaknya siap menjadi garda terdepan dalam menggerakkan program penanaman kelapa dan jagung sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Imigrasi Sumut Tanam 2.000 Bibit Kelapa di Simalungun

Program ini merupakan tindak lanjut pencanangan 360.000 pohon kelapa serentak di seluruh Indonesia oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Tujuannya adalah membangun ekosistem ekonomi produktif berbasis kelapa, yang dapat diintegrasikan dengan UMKM, pendaftaran hak paten, hingga sertifikasi halal produk.

“Penanaman kelapa dan jagung diyakini akan berdampak langsung terhadap pemanfaatan lahan, ketersediaan pangan, serta kemandirian ekonomi berbasis komunitas,” kata Teodorus.

Secara nasional, kegiatan ini juga diikuti langsung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dari Lapas Nusa Kambangan, sebagai bagian dari akselerasi program kementerian dalam penguatan ketahanan pangan di seluruh Indonesia. (net)

Editor : Editor Satu
#Tanam Bibit Kelapa #Wali Kota Tanjungbalai #imigrasi sumut