TANGERANG, METRODAILY – Kabupaten Simalungun sukses mencuri perhatian pada ajang bergengsi Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 yang digelar 28–30 Agustus 2025 di ICE BSD, Tangerang.
Pameran berskala nasional ini resmi dibuka Presiden Prabowo Subianto dan ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan.
Prestasi membanggakan ditorehkan Pemkab Simalungun dengan meraih Penghargaan Stand Terbaik Kategori Komunikatif. Penghargaan itu diterima langsung Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Simalungun, Eva Tambunan, mewakili Pemkab.
Baca Juga: Beras Rp55 Ribu, Minyak Rp15 Ribu! Wali Kota Siantar Tinjau Gerakan Pangan Murah Serentak
“Alhamdulillah, penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Simalungun dan seluruh tim perangkat daerah yang telah bekerja keras,” ujar Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, Sabtu (30/8).
Anton menegaskan, prestasi tersebut adalah buah dari kolaborasi seluruh OPD dalam menciptakan inovasi, pelayanan publik, pengembangan UMKM, hingga promosi potensi wisata dan budaya daerah.
Tak hanya memamerkan produk unggulan pertanian seperti beras, jeruk, bawang, kopi, hingga madu, stand Simalungun juga menampilkan produk olahan UMKM, industri lokal (minyak goreng, pupuk, es krim), serta tenun khas Simalungun seperti Suri-suri, Gotong, Bulang, dan Hiou.
Bahkan, stand Simalungun berhasil memikat perhatian Zulkifli Hasan. Ia terkagum melihat bawang merah varietas unggul Simalungun dan berjanji akan mengunjungi langsung daerah itu.
“Wah, ini bawang merah besar dan berat. Saya janji akan ke Simalungun untuk melihat langsung potensi pertaniannya,” kata Zulkifli.
Sebagai bentuk penghormatan, Anton pun menyematkan pakaian adat Simalungun, Gotong dan Suri-suri, kepada Menko Pangan tersebut.
Baca Juga: Warga Minta Polisi Berantas Narkoba di Sibito Aek Natas
Dengan pencapaian ini, Pemkab Simalungun berharap produk lokal daerah semakin dikenal luas dan mampu menembus pasar internasional.
“Semoga produk unggulan Simalungun dapat bersaing di pasar global dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Anton.
AOE 2025 sendiri diikuti 299 peserta dari pemerintah daerah, kementerian/lembaga, hingga BUMN. Acara yang mengusung tema “Produk Lokal Mengglobal” ini menjadi ajang strategis untuk promosi perdagangan, pariwisata, investasi, dan pengadaan barang/jasa antar daerah. (esa)
Editor : Editor Satu