SIMALUNGUN, METRODAILY – Sebanyak 3.920 siswa dari lima sekolah di wilayah Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, terdata sebagai calon penerima manfaat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari Sekolah Pelatihan Polisi Gegana (SPPG) Polres Simalungun.
Pendataan dilakukan jajaran Polsek Tanah Jawa pada Jumat (22/8/2025) berdasarkan instruksi Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang.
Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah awal kerja sama antara Polri dengan sekolah-sekolah sekitar SPPG.
Baca Juga: Arsy Hermansyah Serius Jadi Penyanyi: Syuting Video Klip 12 Jam
“Kami melaksanakan pendataan ini sebagai persiapan program MBG yang akan memberikan manfaat langsung bagi siswa-siswi di sekitar lokasi SPPG Polres Simalungun,” terang Asmon, kemarin.
Program ini menjangkau lima sekolah di sekitar Jalan Besar Pematangsiantar–Tanah Jawa, yakni:
-
MIS Taqwa di Simpang Bah Kisat Nagori Balimbingan: 344 siswa.
-
SMPN 1 Tanah Jawa di Jalan Besar Tanah Jawa Nagori Balimbingan: 1.052 siswa.
-
SMPN 2 Tanah Jawa di Jalan Besar Siantar–Tanah Jawa Nagori Balimbingan: 1.073 siswa.
-
MTsN 3 Simalungun di Simpang Nagojor Kelurahan Pematang Tanah Jawa: 480 siswa.
-
SMAN 1 Tanah Jawa di Simpang Tangsi Nagori Balimbingan: 971 siswa.
Baca Juga: Ria Ricis Serahkan Bisnis Kos-Kosan 8 Pintu untuk Moana, Lokasi Dekat UI
Sejumlah kepala sekolah menyambut positif program ini. Kepala MIS Taqwa, Siti Rahma Dewi, menyebut program MBG sangat membantu meringankan beban orang tua siswa. Kepala SMPN 1 Tanah Jawa, Anggun Nita Sianturi, juga menilai program ini akan memberi dampak positif pada nutrisi dan kesehatan siswa.
Hal senada disampaikan Tambunan mewakili SMPN 2 Tanah Jawa, yang siap berkoordinasi penuh dalam implementasi. Sementara Kepala SMAN 1 Tanah Jawa, Ramayani Lubis, menilai program MBG sejalan dengan upaya meningkatkan konsentrasi belajar serta prestasi akademik siswa.
“Total keseluruhan siswa yang akan menjadi penerima manfaat program MBG SPPG Polres Simalungun mencapai 3.920 siswa. Kami memilih sekolah-sekolah yang berdomisili dekat dengan SPPG untuk memudahkan koordinasi dan distribusi,” pungkas Asmon. (rel)