Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

OJK Gelar Risk & Governance Summit 2025, Mahendra Siregar Tegaskan GRC Kunci Ekonomi Nasional Tangguh

Editor Satu • Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:00 WIB

 

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, saat membuka Risk and Governance Summit (RGS) 2025 di Jakarta.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, saat membuka Risk and Governance Summit (RGS) 2025 di Jakarta.

JAKARTA, METRODAILY – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Risk and Governance Summit (RGS) 2025 dengan tema “Empowering the GRC Ecosystem to Drive Economic Growth and National Resilience” di Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menegaskan bahwa tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan atau Governance, Risk, and Compliance (GRC) yang adaptif dan kolaboratif menjadi kunci membangun ekonomi nasional yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

“Pemberdayaan ekosistem GRC yang adaptif, kolaboratif, dan inklusif adalah keniscayaan. Di tengah percepatan digitalisasi, risiko baru seperti kejahatan siber dan fraud lintas batas menuntut tata kelola yang lebih terintegrasi,” ujar Mahendra.

Acara tahunan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat ekosistem GRC di sektor jasa keuangan, sekaligus menegaskan komitmen OJK dalam menjaga stabilitas serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global.

Ketua Dewan Audit sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena, menyebut penguatan GRC adalah pilar penting mendukung Asta Cita, khususnya dalam reformasi tata kelola dan pemberantasan korupsi.

Menurutnya, transformasi tata kelola menjadi strategi besar menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Wakil Ketua BPK RI, Budi Prijono, menekankan pentingnya tata kelola kolaboratif lintas sektor. “GRC harus menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan Indonesia menuju 2045,” tegasnya.

Sebagai terobosan, RGS 2025 juga menggelar Innovation Paper Competition yang diikuti 585 peserta dari 242 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Antusiasme ini dinilai membuktikan tingginya minat generasi muda untuk mengembangkan ide-ide inovatif terkait GRC.

Selain itu, acara ini menghadirkan lebih dari 12.000 peserta secara hybrid, serta menghadirkan panel diskusi dengan narasumber nasional dan internasional, di antaranya dari ADB, ASEAN Secretariat, Financial Supervisory Service Korea, Deloitte, IFAC, hingga Kadin Indonesia.

Baca Juga: Rossa Ternyata Pernah Pacaran Diam-Diam saat Sekolah dengan Ivan Gunawan

Sesi GRC Insight turut menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, yang menegaskan perlunya integritas dan transformasi digital dalam memperkuat tata kelola modern.

Melalui forum ini, OJK menegaskan kembali komitmen memperkuat sinergi dengan lembaga negara, pelaku industri, hingga asosiasi profesi GRC, guna memperkokoh integritas sektor jasa keuangan dan mendukung ketahanan ekonomi nasional. (Rel)

 

Editor : Editor Satu
#ojk #otoritas jasa keuangan