Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Vanessa Zee dan Osen Hutasoit ‘Guncang’ Marpesta QRIS

Edi Saragih • Senin, 18 Agustus 2025 | 15:20 WIB
Penampilan Vanessa Zee di panggung Pesta Rakyat Kemerdekaan Marpesta QRIS BI Pematangsiantar.
Penampilan Vanessa Zee di panggung Pesta Rakyat Kemerdekaan Marpesta QRIS BI Pematangsiantar.

SIANTAR, METRODAILY - Finalis Indonesian Idol Musim ke-13 Tahun 2025, Vanessa Simorangkir atau dikenal dengan Vanessa Zee ‘mengguncang’ panggung Pesta Rakyat Kemerdekaan di event Marpesta QRIS yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar, di Lapangan Farel Pasaribu/Lapangan Horbo Pematangsiantar, Minggu (17/8) malam. Selain Vanessa, panitia menghadirkan artis Batak Osen Hutasoit.

Di atas panggung, Osen dan Vanessa menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara.

“Kami berterima kasih kepada Bank Indonesia Pematangsiantar, Wali Kota, Pemerintah Kota, dan Forkopimda Pematangsiantar yang telah menyukseskan acara Pekan QRIS Nasional 2025,” kata keduanya.

Beberapa lagu andalan Osen Hutasoit disajikan, di antaranya Hujou Goarmi, Ganjang Ma Umurmi, Tarpaima, hingga Tarito.

Marpesta QRIS berlangsung sejak Jumat (15/8), sebagai rangkaian Pekan Quick Repons Code Indonesian Standard (QRIS) Nasional (PQN) 2025. Perputaran uang selama Marpesta QRIS mencapai angka fantastis.

Seperti disampaikan Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman saat menutup Marpesta QRIS, sebelum penampilan Osen Hutasoit dan Vanessa Zee. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Forkopimda, seluruh instansi yang terlibat, dan para pelaku UMKM atas sinergi, kolaborasi, dan kerjasama yang baik selama tiga hari.

“Marpesta Kuliner Bazaar UMKM yang menghadirkan aneka kuliner sekaligus mengajak pelaku usaha menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran praktis, cepat, dan aman. Pada Marpesta Kuliner total transaksi penjualan UMKM selama tiga hari sebesar Rp200 juta. Angka ini sangat fantastis dan semoga dapat menjadi sumber perputaran ekonomi bagi masyarakat,” tutur Ahmadi.

Kemudian, dari Marpesta Sembako–Gerakan Pangan Murah sebagai bentuk kepedulian untuk membantu stabilisasi harga dan menjaga daya beli masyarakat yang dikombinasikan bersama pembayaran digital menggunakan QRIS. Total 500 orang telah bertransaksi dan 660 paket minyak dan telur gratis bagi yang membayar menggunakan QRIS.

“Siantar QRIS Run, lari sehat bersama komunitas Siantar Runners yang memadukan olahraga, semangat kebersamaan, dan edukasi transaksi digital yang diikuti 1.080 peserta dari berbagai wilayah di luar Pematangsiantar (Medan, Samosir, Labuhanbatu Utara, dan lainnya) yang wajib bertransaksi menggunakan QRIS dalam pendaftarannya. Total transaksi peserta yang mendaftar diperkirakan mencapai Rp500 juta. Hal ini sangat baik untuk memacu perekonomian masyarakat,” sambung Ahmadi.

Kemudian, ada Class of Central Bank, lomba cerdas cermat yang memperkenalkan peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas monet pembayaran, dan perbankan diikuti 150 peserta.

“Kita juga mengapresiasi peran serta masyarakat dalam program Doni Si Kris. Program ini adalah aksi sosial pengumpulan donasi dengan menukarkan botol plastik bekas, sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung program sosial. Selama 3 hari, berhasil mengumpulkan 19 ribu sampah botol plastik untuk didaur ulang dan tentunya terdapat 19 ribu transaksi QRIS dalam 3 hari,” kata mantan Deputi Kepala Perwakilan BI Kediri ini.

Program menarik lainnya yaitu Gerakan Cinta Koin, merupakan fasilitas penukaran uang logam sebagai bagian dari gerakan cinta dan bangga menggunakan rupiah. Selama 3 hari terdapat 22.246 keping koin.

Kemudian layanan penukaran uang rupiah layak edar selama 2 hari terdapat 159 orang penukar dengan total nominal penukaran Rp330 juta. Serta fasilitas mewarnai dan pojok baca yang dibuka selama 3 hari dihadiri ratusan anak-anak untuk meningkatkan kreativitas dan literasi membaca pada generasi penerus Kota Pematangsiantar.

“Malam hari ini merupakan penutup kegiatan Marpesta QRIS 2025 yang sangat baik dan inovatif yang kita harapkan dapat menjadi momentum penting dalam mendorong ekosistem digitalisasi sistem pembayaran di Kota Pematangsiantar, serta tentunya akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” jelas Ahmadi.

Menurut Ahmadi, dalam masa yang tidak pasti ini, di mana gejolak internasional sangat kuat baik perang di Timur Tengah, ketegangan politik China – Russia dan Amerika Serikat dan lainnya, maka diperlukan kebijakan-kebijakan yang mampu mendukung pertumbuhan (pro-growth) yang salah satunya dengan membuat kegiatan yang mampu mendorong konsumsi masyarakat yang tentunya akan berdampak pada peningkatan ekonomi.

“Atas nama Bank Indonesia, izinkan saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar, Forkopimda yang bersinergi dan mendukung acara ini dan untuk masyarakat sekitar dan Kota Pematangsiantar yang terlibat dalam kegiatan ini. Kami berharap kegiatan ini dapat memajukan ekonomi serta memperluas digitalisasi sistem pembayaran di Pematangsiantar. Semoga yang kita lakukan pada Marpesta QRIS dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tutup Ahmadi.

Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi diwakili Wakil Wali Kota Herlina menyampaikan apresiasi dan mengaku sangat bangga atas kerjasama dan kolaborasi dengan Kantor Perwakilan BI Pematangsiantar.

“Saya lihat warga sudah tidak sabar menanti penampilan kedua musisi kita. Ini menunjukkan kerjasama kita, kolaborasi kita, harus terus terjalin dan semakin meningkat,” sebutnya.

Herlina berharap di tahun berikutnya, KPw BI Pematangsiantar terus melibatkan Pemko Pematangsiantar, guna mewujudkan Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. (awa)

Editor : Metro-Esa
#qris #vanessa zee