Pemkab Humbahas Tanam Padi Gogo di Lahan 110 Hektar, Benih Gratis dari PTPN IV
Editor Satu• Rabu, 6 Agustus 2025 | 13:20 WIB
Bupati Humbahas bersama Forkopimda bersiap menanam benih padi Gogo di Kecamatan Pollung.
POLLUNG, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) melakukan gebrakan besar di sektor pertanian. Sebanyak 110 hektar lahan di Desa Parsingguran II, Kecamatan Pollung, ditanami padi gogo pada Senin, 4 Agustus 2025.
Aksi itu dipimpin langsung oleh Bupati Humbahas Oloan P Nababan, didampingi unsur Forkopimda seperti Ketua DPRD Parulian Simamora, Kajari Noordien Kusumanegara, dan sejumlah pejabat lainnya.
Hebatnya, benih padi yang ditanam merupakan bantuan CSR dari PTPN IV. Total bantuan mencapai 3.740 kg benih padi gogo, disalurkan ke 18 kelompok tani di desa tersebut.
Ketua DPRD Humbahas Parulian Simamora mengapresiasi PTPN IV atas bantuan tersebut. Ia berharap, bantuan serupa bisa menyasar desa-desa lain untuk memperkuat ketahanan pangan.
Hal senada disampaikan Kajari Humbahas, Dr Noordien Kusumanegara. Ia menegaskan, kejaksaan mendukung penuh upaya pemda mendorong pertanian rakyat.
“Kami sebagai pengawas sangat berharap program ini berjalan dengan benar,” tegasnya.
Bupati: Harus Berdampak Nyata!
Bupati Oloan menyebut kolaborasi dengan PTPN IV adalah bentuk nyata kerjasama pemerintah dan dunia usaha. Ia menekankan, program ini harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Benih itu diberikan karena ada kerjasama yang baik. Harus dirasakan masyarakat dan bisa meningkatkan taraf hidup,” tegas Oloan.
Ia juga memastikan, dinas terkait akan turun ke lapangan setiap bulan untuk memantau perkembangan penanaman.
Kepala Divisi PSR dan Plasma Palmco Jakarta, Abdul Muttalib, menyatakan pihaknya siap menyalurkan bantuan benih tambahan untuk wilayah Humbahas, sesuai permintaan legislatif.
Kepala Desa Parsingguran II, Sabar Banjarnahor, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
“Kami sangat dihargai. Ini luar biasa. Kami tidak akan menyia-nyiakan bantuan ini,” ujarnya penuh haru.
Penanaman padi gogo ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat mampu menciptakan langkah strategis untuk ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani. (net)