Kemarau Dua Bulan, Pemkab Humbahas Turunkan Mobil Tangki Suplai Air untuk Warga
Editor Satu• Jumat, 25 Juli 2025 | 14:17 WIB
Mobil tangki BPBD Humbahas menyalurkan air ke penampungan sementara di lahan pertanian.
DOLOKSANGGUL, METRODAILY – Musim kemarau yang melanda wilayah Humbang Hasundutan (Humbahas) selama dua bulan terakhir membuat warga mulai kesulitan air bersih.
Menyikapi hal ini, Pemkab Humbahas melalui BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung bergerak menyalurkan air untuk kebutuhan minum, MCK, dan lahan pertanian.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Humbahas, Sabar Purba, menyebutkan bahwa dampak kekeringan sangat terasa, terutama di wilayah dataran tinggi. Warga mulai mengeluh karena pasokan air bersih makin menipis.
“Keluhan masyarakat soal air benar-benar terasa dua bulan terakhir. Maka kami kerahkan BPBD, DLH, bahkan mobil damkar untuk membantu suplai air ke masyarakat,” ungkap Sabar di Doloksanggul, Kamis (24/7).
Koordinasi juga dilakukan dengan BMKG Wilayah Silangit. Dari prakiraan cuaca, musim kemarau di Pantai Barat Sumatera Utara diprediksi masih akan berlangsung hingga Agustus 2025.
“Maka kita langsung turun ke lapangan begitu dapat informasi prakiraan cuaca. Saat ini air disalurkan ke Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan, sesuai permohonan warga,” tambahnya.
Air yang disuplai difokuskan untuk memenuhi kebutuhan air minum, MCK, dan irigasi lahan pertanian yang mulai mengering. Salah satu warga Desa Sigompul, Kecamatan Lintongnihuta, Juandi Sihombing, menyampaikan terima kasih atas respons cepat pemerintah.
“Sudah banyak lahan yang nyaris gagal panen karena kekeringan. Suplai air ini sangat membantu. Kami berharap hujan segera turun,” ujarnya. (wdi)