SIANTAR, METRO DAILY – Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskoperindag) kembali menggelar pasar murah beras sebagai bentuk intervensi terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok.
Dalam program ini, beras SPHP dijual hanya Rp50 ribu per sak ukuran 5 kg, jauh lebih murah dibanding harga pasaran yang sudah mencapai Rp58 ribu.
Kepala Diskoperindag, Herbet Aruan, menegaskan bahwa kegiatan ini kami tujukan khusus untuk masyarakat yang terdampak langsung oleh kenaikan harga, terutama kalangan menengah ke bawah.
“Pasar murah ini bukan untuk aparatur sipil negara, anggota TNI dan Polri, maupun pensiunan,” tegasnya.
Pelaksanaan pasar murah dilakukan secara bertahap di 8 kecamatan. Tahap pertama digelar di Kecamatan Siantar Barat dan Siantar Sitalasari, dilanjutkan tahap kedua di Siantar Utara dan Siantar Martoba.
Tahap ketiga pada hari ini, Rabu (24/7) berlangsung di Siantar Timur dan Siantar Selatan, dan akan ditutup dengan tahap keempat di Kecamatan Marihat dan Simarimbun.
Di Kecamatan Siantar Timur, antusiasme warga begitu tinggi. Bahkan, seorang ibu rumah tangga tampak menangis terharu saat menerima bantuan beras dari pasar murah ini.
“Tujuan kami jelas, yakni membantu masyarakat agar tetap bisa mengakses beras dengan harga yang terjangkau. Ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah situasi harga yang tidak stabil,” lanjut Herbet.
Setiap kecamatan mendapatkan alokasi sebanyak 200 sak beras SPHP ukuran 5 kg. Penyaluran dilakukan dalam rentang waktu pukul 09.00 hingga 14.00 WIB.
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan koperasi konsumen Rezeki Halal Barokah (RHB) yang diketuai oleh Nita Damanik, serta didukung penuh oleh perangkat kecamatan dan tim teknis Dinas Perdagangan.(meg)
Editor : Metro-Esa