Harga Beras Naik di 205 Daerah, Ini Daftar Daerah Paling Mahal
Editor Satu• Rabu, 23 Juli 2025 | 12:00 WIB
Pedagang menjual beras kiloan di pasar - Ilustrasi.
JAKARTA, METRODAILY – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa sebanyak 205 kabupaten/kota di Indonesia mengalami lonjakan harga beras, dengan harga tertinggi tercatat di Kabupaten Intan Jaya yang menyentuh Rp54.772 per kilogram.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, rata-rata harga beras nasional kini sudah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) di berbagai zona.
“Di zona 1, harga naik 1,95%, di zona 2 naik 1,14%, dan zona 3 meski hanya naik 0,26%, tapi rata-rata harga sudah jauh di atas HET,” ujar Amalia, Selasa (22/7).
Zona 1 meliputi Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi. Harga rata-rata beras premium dan medium mencapai Rp14.488/kg, naik 1,95% dari Juni. Beberapa daerah termahal di zona ini:
Wakatobi: Rp17.854/kg
Buton Utara: Rp17.603/kg
Palu: Rp16.386/kg
Zona 2 meliputi Aceh, Sumut, Riau, Kalimantan, NTT, dan lainnya. Harga rata-rata tembus Rp15.467/kg, melebihi HET Rp15.400/kg. Daerah dengan harga tinggi:
Lonjakan harga ini dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah karena mulai berdampak pada daya beli masyarakat. Apalagi, sebagian besar wilayah zona 2 dan 3 sudah tak lagi bisa menjual beras di bawah HET. (dtc)