PALAS, METRODAILY – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Padanglawas (Palas) mulai berdampak serius. Sebanyak 354,57 hektare lahan persawahan di sejumlah kecamatan dilaporkan terancam gagal panen akibat kekeringan ekstrem.
“Berdasarkan laporan Plt Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Palas, Gunungtua Hamonangan Daulay, kekeringan melanda 354,57 hektare lahan sawah di beberapa kecamatan,” kata Bupati Palas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, Rabu (16/7).
Pemkab Palas telah melakukan berbagai upaya mitigasi, seperti normalisasi sungai dan saluran irigasi, serta berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk mengusulkan bantuan mesin pompa air.
Baca Juga: Innova Selip di Tikungan dan Tabrak Truk, 2 Warga Tebing Tinggi Tewas
“Kita sangat berharap bantuan pompa air dari pemerintah provinsi dan pusat agar air sungai bisa dialirkan ke sawah-sawah yang kering,” harap Putra Mahkota.
Sementara itu, Gunungtua Hamonangan Daulay menyebut pihaknya telah melaporkan kondisi darurat ini langsung ke Kementerian Pertanian, dan mengajukan permohonan bantuan pompa air untuk mengatasi krisis irigasi di Palas.
Petani hanya bisa berharap, semoga bantuan cepat turun sebelum panen benar-benar gagal total. (net)
Editor : Editor Satu