JAKARTA, METRODAILY – Mengejutkan! Satgas Pangan Dittipideksus Bareskrim Polri menemukan sejumlah merek beras populer diduga melanggar aturan mutu dan takaran.
Empat produsen nasional sudah dipanggil dan diperiksa Kamis (10/7) lalu, termasuk raksasa seperti Wilmar Group (Sania, Sovia, Fortune, Siip), PT Food Station Tjipinang Jaya (Alfamidi Setra Pulen, Setra Ramos, Food Station), PT Belitang Panen Raya (Raja Platinum, Raja Ultima), dan PT Sentosa Utama Lestari/Japfa Group (Ayana).
“Pemeriksaan ini sebagai upaya penegakan hukum atas temuan produk beras yang tidak sesuai mutu dan takaran di berbagai daerah. Jika ada unsur pidana, tentu akan ditindak,” tegas Kasatgas Polri Brigjen Pol Helfi Assegaf, Minggu (13/7).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pun angkat suara: 10 produsen nakal sudah diperiksa dari total 212 merek beras yang dilaporkan tidak sesuai standar mutu dan label.
“Langkah ini penting demi melindungi konsumen. Stok beras nasional juga aman, jadi intervensi tidak menimbulkan risiko kekurangan,” ungkap Amran.
Satgas Pangan telah menguji sampel beras dari berbagai daerah, termasuk Aceh, Jabodetabek, Sulawesi Selatan, dan Yogyakarta.
Kini masyarakat diimbau lebih teliti dan kritis memilih beras kemasan. (jp)
Editor : Editor Satu